Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Saturday, 28 December 2013
Monday, 2 December 2013
Pantun tema Percintaan
buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta
buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta
Dinda cantik tinggi semampai
Dada bidang rambut mengurai
Putih melepak lembut gemulai
Kakanda melihat rasa terkulai
Walau banyak bunga di taman
Bunga mawar masih dikenang
Walau banyak kupunya teman
Dalam hatiku dinda seorang
Pohon selasih tumbuh melata
Tumbuh perdu jauh di sana
Sepasang kasih mabuk bercinta
Siang merindu malam merana
Tinggi-tinggi burung merbuk
Terbang melayang ke tanah rata
Hati teringat mulut menyebut
Wajah terbayang di depan mata
Hujan basah habis pun basah
Duduk sendiri tidak mengapa
Sudah lama kita berpisah
Baru kini kita berjumpa
Di celah batu bunga terselit
Lembut debu bunga seroja
Kasih tuan kasih di kulit
Tanam tebu di bibir saja
Rumah di kota amatlah bersih
Tempat bermain si orang kaya
Berpantang mata berasa kasih
Jumpa yang lain lupakan saya
Pokok selasih pokok bayam
Dalam kepuk buah berangan
Seorang kasih seorang sayang
Tidak bertepuk sebelah tangan
Rumput kuberantas habis rata
Burung serindik mematuk betik
Beribu melintas di depan mata
Hanyalah adik yang paling cantik
dikutip dari http://storyspeaks.blogspot.com/2013/03/pantuncintaromantis.html
Cerpen Janji Terakhir
JANJI TERAKHIR
oleh Efih Sudini Afrilya
Pagi ini dia datang menemuiku, duduk di sampingku dan tersenyum menatapku. Aku benar-benar tak berdaya melihat tatapan itu, tatapan yang begitu hangat, penuh harap dan selalu membuatku bisa memaafkannya. Aku sadar, aku sangat mencintainya, aku tidak ingin kehilangan dia., meski dia sering menyakiti hatiku dan membuatku menangis. Tidak hanya itu, akupun kehilangan sahabatku, aku tidak peduli dengan perkataan orang lain tentang aku. Aku akan tetap memaafkan Elga, meskipun dia sering menghianati cintaku.
“Aku gak tau harus bilang apa lagi, buat kesekian kalinya kamu selingkuh! Kamu udah ngancurin kepercayaan aku!”
Aku tidak sanggup menatap matanya lagi, air mataku jatuh begitu deras menghujani wajahku. Aku tak berdaya, begitu lemas dan Dia memelukku erat.
“Maafin aku Nilam, maafin aku! Aku janji gak akan nyakitin kamu lagi. Aku janji Nilam. Aku sayang kamu! Please, kamu jangan nangis lagi!”
Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi selain memaafkannya, aku tidak ingin kehilangan Elga, aku sangat mencintainya.
Malam ini Elga menjemputku, kami akan kencan dan makan malam. Aku sengaja mengenakan gaun biru pemberian Elga dan berdandan secantik mungkin. Kutemui Elga di ruang tamu, Dia tersenyum, memandangiku dari atas hingga bawah.
“Nilam, kamu cantik banget malam ini.”
“Makasih. Kita jadi dinner kan?”
“Ya tentu, tapi Nilam, malam ini aku gak bawa mobil dan mobil kamu masih di bengkel, kamu gak keberatan kita naik Taksi?”
“Engga ko, ya udah kita panggil Taksi aja, ayo.”
Dengan penuh semangat aku menggandeng lengan Elga. Ini benar-benar menyenangkan, disepanjang perjalanan Elga menggenggam erat tanganku, aku bersandar dibahu Elga menikmati perjalanan kami dan melupakan semua kesalahan yang telah Elga perbuat padaku.
Kami berhenti disebuah Tenda di pinggir jalan. Aku sedikit ragu, apa Elga benar-benar mengajakku makan ditempat seperti ini. Aku tahu betul sifat Elga, dia tidak mungkin mau makan di warung kecil di pinggir jalan.
“Kenapa El? Mienya gak enak?”
“Enggak ko, mienya enak, Cuma panas aja. Kamu gak apa-apa kan makan ditempat kaya gini Nilam?”
“Enggak. Aku sering ko makan ditempat kaya gini. Mie ayamnya enak loch. Kamu kunyah pelan-pelan dan nikmati rasanya dalam-dalam.”
Aku yakin, Elga gak pernah makan ditempat kaya gini. Tapi sepertinya Elga mulai menikmati makanannya, dia bercerita panjang lebar tentang teman-temannya, keluarganya dan banyak hal.
Dua tahun bersama Elga bukan waktu yang singkat, dan tidak mudah untuk mempertahankan hubungan kami selama ini. Elga sering menghianati aku, bukan satu atau dua kali Elga berselingkuh, tapi dia tetap kembali padaku. Dan aku selalu memaafkannya, itu yang membuatku kehilangan sahabat-sahabatku. Mereka benar, aku wanita bodoh yang mau dipermainkan oleh Elga. Meskipun kini mereka menjauhiku, aku tetap menganggap mereka sahabatku.
Selesai makan Elga Nampak kebingungan, dia mencari-cari sesuatu dari saku celananya.
“Apa dompetku ketinggalan di Taksi?”
“Yakin di saku gak ada?”
“Gak ada. Gimana dong?”
“ya udah, pake uang aku aja. Setiap jalan selalu kamu yang traktir aku, sekarang giliran aku yang traktir kamu. Ok!”
“ok. Makasih ya sayang, maafin aku.”
Saat di kampus, aku bertemu dengan Alin dan Flora. Aku sangat merindukan kedua sahabatku itu, hampir empat bulan kami tidak bersama, hingga saat ini mereka tetap sahabat terbaikku. Saat berpapasan, Alin menarik tanganku.
“Nilam, kamu sakit? Ko pucet sich?”
Alin bicara padaku, ini seperti mimpi, Alin masih peduli padaku.
“Engga, Cuma capek aja ko Lin. Kalian apa kabar?”
“Jelas capek lah, punya pacar diselingkuhin terus! Lagian mau aja sich dimainin sama cowok playboy kaya Elga! Jangan-jangan Elga gak sayang sama kamu? Ups, keceplosan.”
“Stop Flo! Kasian Nilam! Kamu kenapa sich Flo bahas itu mulu? Nilam kan gak salah.”
“Udah dech Alin, kamu diem aja! Harusnya kamu ngaca Nilam! Kenapa kamu diselingkuhin terus!”
Flora bener, jangan-jangan Elga gak sayang sama aku, Elga gak cinta sama aku, itu yang buat Elga selalu menghianati aku. Selama ini aku gak pernah berfikir ke arah sana, mungkin karena aku terlalu mencintai Elga dan takut kehilangan Elga. Semalaman aku memikirkan hal itu, aku ragu terhadap perasaan Elga padaku. Jika benar Elga tidak mencintaiku, aku benar-benar tidak bisa memaafkannya lagi.
Meskipun tidak ada jadwal kuliah, aku tetap pergi ke kampus untuk mengerjakan tugas kelompok. Setelah larut malam dan kampus sudah hampir sepi aku pun pulang. Saat sampai ke tempat parkir, aku melihat Elga bersama seorang wanita. Aku tidak bisa melihat wajah wanita itu karena dia membelakangiku. Mungkin Elga menghianatiku lagi. Kali ini aku tidak bisa memaafkannya. Mereka masuk ke dalam mobil, aku bisa melihat wanitaitu, sangat jelas, dia sahabatku, Flora….
Sungguh, aku benar-benar tidak bisa memaafkan Elga. Akan ku pastikan, apa Elga akan jujur padaku atau dia akan membohongiku, ku ambil ponselku dan menghubungi Elga.
“Hallo, kamu bisa jemput aku sekarang El?”
“Maaf Nilam, aku gak bisa kalo sekarang. Aku lagi nganter kakak, kamu gak bawa mobil ya?”
“Emang kakak kamu mau kemana El?”
“Mau ke…, itu mau belanja. Sekarang kamu dimana?”
“El! Sejak kapan kamu mau nganter kakak kamu belanja? Sejak Flora jadi kakak kamu? Hah?!!”
“Nilam, kamu ngomong apa sayang? Kamu bilang sekarang lagi dimana?”
“Aku liat sendiri kamu pergi sama Flora El! Kamu gak usah bohongin aku! Kali ini aku gak bisa maafin kamu El! Kenapa kamu harus selingkuh sama Flora El? Aku benci kamu! Mulai sekarang aku gak mau liat kamu lagi! Kita Putus El!”
“Nilam, ini gak…….”
Kubuang ponselku, kulaju mobilku dengan kecepatan tertinggi, air mataku terus berjatuhan, hatiku sangat sakit, aku harus menerima kenyataan bahwa Elga tidak mencintaiku, dia berselingkuh dengan sahabatku.
Beberapa hari setelah kejadian itu aku tidak masuk kuliah, aku hanya bisa mengurung diri di kamar dan menangis. Beruntung Ibu dan Ayah mengerti perasaanku, mereka memberikan semangat padaku dan mendukung aku untuk melupakan Elga, meskipun aku tau itu tak mudah. Setiap hari Elga datang ke rumah dan meminta maaf, bahkan Elga sempat semalaman berada di depan gerbang rumahku, tapi aku tidak menemuinya. Aku berjanji tidak akan memafkan Elga, dan janjiku takan kuingkari, tidak seperti janji-janji Elga yang tidak akan menghianatiku yang selalu dia ingkari.
Hari ini kuputuskan untuk pergi kuliah, aku berharap tidak bertemu dengan Elga. Tapi seusai kuliah, tiba-tiba Elga ada dihadapanku.
“Maafin aku Nilam! Aku sama Flora gak ada hubungan apa-apa. Aku Cuma nanyain tentang kamu ke dia Nilam!
“Kita udah putus El! Jangan ganggu aku lagi! Sekarang kamu bebas! Kamu mau punya pacar Tujuh juga bukan urusan aku!”
“Tapi Nilam…..”
Aku berlari meninggalkan Elga, meskipun aku sangat mencintainya, aku harus bisa melupakannya. Elga terus mengejarku dan mengucapkan kata maaf. Tapi aku tak pedulikan dia, aku semakin cepat berlari dan menyebrangi jalan raya. Ketika sampai di seberang jalan, terdengar suara tabrakan, dan…………
“Elgaaaa…..”
Elga tertabrak mobil saat mengejarku, dia terpental sangat jauh. Mawar merah yang ia bawa berserakan bercampur dengan merahnya darah yang keluar dari kepala Elga.
“Elga, maafin aku!”
“Nilam. Ma-af ma-af a-ku jan-ji jan-ji ga sa-ki-tin ka-mu la-gi a-ku cin-ta ka-mu a-ku ma-u ni-kah sa-ma kam……”
“Elgaaaaaa……”
Elga meninggal saat itu juga, ini semua salahku, jika aku mau memaafkan Elga semua ini takan terjadi. Sekarang aku harus menerima kenyataan ini, kenyataan yang sangat pahit yang tidak aku inginkan, yang tidak mungkin bisa aku lupakan. Elga menghembuskan nafas terakhirnya dipelukanku, disaat terakhir dia berjanji takan menyakitiku lagi, disaat dia mengatakan mencintaiku dan ingin menikah denganku. Dia mengatakan semuanya disaat meregang nyawa ketika menahan sakit dari benturan keras, ketika darahnya mengalir begitu deras membasahi aspal jalanan.
Rasanya ingin sekali menemani Elga didalam tanah sana, menemaninya dalam kegelapan, kesunyian, kedinginan, aku tidak bisa berhenti menangis, menyesali perbuatanku, aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri.
Satu minggu setelah Elga meninggal, aku masih menangis, membayangkan semua kenangan indah bersama Elga yang tidak akan pernah terulang lagi. Senyuman Elga, tatapan Elga, takan pernah bisa kulupakan.
“Nilam sayang, ini ada titipan dari Ibunya Elga. Kamu jangan melamun terus dong! Kamu harus bangkit! Biar Elga tenang di alam sana. Ibu yakin kamu bisa!”
“Ini salah aku Bu. Aku butuh waktu.”
Kubuka bingkisan dari Ibu Elga, didalamnya ada kotak kecil berwarna merah, mawar merah yang telah layu dan amplop berwarna merah. Didalam kotak merah itu terdapat sepasang cincin. Aku pun menangis kembali dan membuka amplop itu.
Dear Nilam,
Nilam sayang, maafin aku, aku janji gak akan nyakitin kamu, aku sangat mencintai kamu, semua yang udah aku lakuin itu buat ngeyakinin kalo Cuma kamu yang terbaik buat aku, Cuma kamu yang aku cinta.
Aku harap, kamu mau nemenin aku sampai aku menutup mata, sampai aku menghembuskan nafas terakhirku. Dan cincin ini akan menjadi cincin pernikahan kita.
Aku sangat mencintaimu, aku tidak ingin berpisah denganmu Nilam.
Love You
Elga
Air mataku mengalir semakin deras dari setiap sudutnya, kupakai cincin pemberian Elga, aku berlari menghampiri Ibu dan memeluknya.
“Bu, aku udah nikah sama Elga!”
“Nilam, kenapa sayang?”
“Ini!” Kutunjukan cincin pemberian Elga dijari manisku.
“Nilam, kamu butuh waktu nak. Kamu harus kuat!”
“Sekarang aku mau cerai sama Elga Bu!” kulepas cincin pemberian Elga dan memberikannya pada Ibu.
“Aku titip cincin pernikahanku dengan Elga Bu! Ibu harus menjaganya dengan baik!”
Ibu memeluku erat dan kami menangis bersama-sama.
*****
dikutp dari http://eposlima.blogspot.com/2013/01/cerpen-cinta-janji-terakhir.html
oleh Efih Sudini Afrilya
Pagi ini dia datang menemuiku, duduk di sampingku dan tersenyum menatapku. Aku benar-benar tak berdaya melihat tatapan itu, tatapan yang begitu hangat, penuh harap dan selalu membuatku bisa memaafkannya. Aku sadar, aku sangat mencintainya, aku tidak ingin kehilangan dia., meski dia sering menyakiti hatiku dan membuatku menangis. Tidak hanya itu, akupun kehilangan sahabatku, aku tidak peduli dengan perkataan orang lain tentang aku. Aku akan tetap memaafkan Elga, meskipun dia sering menghianati cintaku.
“Aku gak tau harus bilang apa lagi, buat kesekian kalinya kamu selingkuh! Kamu udah ngancurin kepercayaan aku!”
Aku tidak sanggup menatap matanya lagi, air mataku jatuh begitu deras menghujani wajahku. Aku tak berdaya, begitu lemas dan Dia memelukku erat.
“Maafin aku Nilam, maafin aku! Aku janji gak akan nyakitin kamu lagi. Aku janji Nilam. Aku sayang kamu! Please, kamu jangan nangis lagi!”
Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi selain memaafkannya, aku tidak ingin kehilangan Elga, aku sangat mencintainya.
Malam ini Elga menjemputku, kami akan kencan dan makan malam. Aku sengaja mengenakan gaun biru pemberian Elga dan berdandan secantik mungkin. Kutemui Elga di ruang tamu, Dia tersenyum, memandangiku dari atas hingga bawah.
“Nilam, kamu cantik banget malam ini.”
“Makasih. Kita jadi dinner kan?”
“Ya tentu, tapi Nilam, malam ini aku gak bawa mobil dan mobil kamu masih di bengkel, kamu gak keberatan kita naik Taksi?”
“Engga ko, ya udah kita panggil Taksi aja, ayo.”
Dengan penuh semangat aku menggandeng lengan Elga. Ini benar-benar menyenangkan, disepanjang perjalanan Elga menggenggam erat tanganku, aku bersandar dibahu Elga menikmati perjalanan kami dan melupakan semua kesalahan yang telah Elga perbuat padaku.
Kami berhenti disebuah Tenda di pinggir jalan. Aku sedikit ragu, apa Elga benar-benar mengajakku makan ditempat seperti ini. Aku tahu betul sifat Elga, dia tidak mungkin mau makan di warung kecil di pinggir jalan.
“Kenapa El? Mienya gak enak?”
“Enggak ko, mienya enak, Cuma panas aja. Kamu gak apa-apa kan makan ditempat kaya gini Nilam?”
“Enggak. Aku sering ko makan ditempat kaya gini. Mie ayamnya enak loch. Kamu kunyah pelan-pelan dan nikmati rasanya dalam-dalam.”
Aku yakin, Elga gak pernah makan ditempat kaya gini. Tapi sepertinya Elga mulai menikmati makanannya, dia bercerita panjang lebar tentang teman-temannya, keluarganya dan banyak hal.
Dua tahun bersama Elga bukan waktu yang singkat, dan tidak mudah untuk mempertahankan hubungan kami selama ini. Elga sering menghianati aku, bukan satu atau dua kali Elga berselingkuh, tapi dia tetap kembali padaku. Dan aku selalu memaafkannya, itu yang membuatku kehilangan sahabat-sahabatku. Mereka benar, aku wanita bodoh yang mau dipermainkan oleh Elga. Meskipun kini mereka menjauhiku, aku tetap menganggap mereka sahabatku.
Selesai makan Elga Nampak kebingungan, dia mencari-cari sesuatu dari saku celananya.
“Apa dompetku ketinggalan di Taksi?”
“Yakin di saku gak ada?”
“Gak ada. Gimana dong?”
“ya udah, pake uang aku aja. Setiap jalan selalu kamu yang traktir aku, sekarang giliran aku yang traktir kamu. Ok!”
“ok. Makasih ya sayang, maafin aku.”
Saat di kampus, aku bertemu dengan Alin dan Flora. Aku sangat merindukan kedua sahabatku itu, hampir empat bulan kami tidak bersama, hingga saat ini mereka tetap sahabat terbaikku. Saat berpapasan, Alin menarik tanganku.
“Nilam, kamu sakit? Ko pucet sich?”
Alin bicara padaku, ini seperti mimpi, Alin masih peduli padaku.
“Engga, Cuma capek aja ko Lin. Kalian apa kabar?”
“Jelas capek lah, punya pacar diselingkuhin terus! Lagian mau aja sich dimainin sama cowok playboy kaya Elga! Jangan-jangan Elga gak sayang sama kamu? Ups, keceplosan.”
“Stop Flo! Kasian Nilam! Kamu kenapa sich Flo bahas itu mulu? Nilam kan gak salah.”
“Udah dech Alin, kamu diem aja! Harusnya kamu ngaca Nilam! Kenapa kamu diselingkuhin terus!”
Flora bener, jangan-jangan Elga gak sayang sama aku, Elga gak cinta sama aku, itu yang buat Elga selalu menghianati aku. Selama ini aku gak pernah berfikir ke arah sana, mungkin karena aku terlalu mencintai Elga dan takut kehilangan Elga. Semalaman aku memikirkan hal itu, aku ragu terhadap perasaan Elga padaku. Jika benar Elga tidak mencintaiku, aku benar-benar tidak bisa memaafkannya lagi.
Meskipun tidak ada jadwal kuliah, aku tetap pergi ke kampus untuk mengerjakan tugas kelompok. Setelah larut malam dan kampus sudah hampir sepi aku pun pulang. Saat sampai ke tempat parkir, aku melihat Elga bersama seorang wanita. Aku tidak bisa melihat wajah wanita itu karena dia membelakangiku. Mungkin Elga menghianatiku lagi. Kali ini aku tidak bisa memaafkannya. Mereka masuk ke dalam mobil, aku bisa melihat wanitaitu, sangat jelas, dia sahabatku, Flora….
Sungguh, aku benar-benar tidak bisa memaafkan Elga. Akan ku pastikan, apa Elga akan jujur padaku atau dia akan membohongiku, ku ambil ponselku dan menghubungi Elga.
“Hallo, kamu bisa jemput aku sekarang El?”
“Maaf Nilam, aku gak bisa kalo sekarang. Aku lagi nganter kakak, kamu gak bawa mobil ya?”
“Emang kakak kamu mau kemana El?”
“Mau ke…, itu mau belanja. Sekarang kamu dimana?”
“El! Sejak kapan kamu mau nganter kakak kamu belanja? Sejak Flora jadi kakak kamu? Hah?!!”
“Nilam, kamu ngomong apa sayang? Kamu bilang sekarang lagi dimana?”
“Aku liat sendiri kamu pergi sama Flora El! Kamu gak usah bohongin aku! Kali ini aku gak bisa maafin kamu El! Kenapa kamu harus selingkuh sama Flora El? Aku benci kamu! Mulai sekarang aku gak mau liat kamu lagi! Kita Putus El!”
“Nilam, ini gak…….”
Kubuang ponselku, kulaju mobilku dengan kecepatan tertinggi, air mataku terus berjatuhan, hatiku sangat sakit, aku harus menerima kenyataan bahwa Elga tidak mencintaiku, dia berselingkuh dengan sahabatku.
Beberapa hari setelah kejadian itu aku tidak masuk kuliah, aku hanya bisa mengurung diri di kamar dan menangis. Beruntung Ibu dan Ayah mengerti perasaanku, mereka memberikan semangat padaku dan mendukung aku untuk melupakan Elga, meskipun aku tau itu tak mudah. Setiap hari Elga datang ke rumah dan meminta maaf, bahkan Elga sempat semalaman berada di depan gerbang rumahku, tapi aku tidak menemuinya. Aku berjanji tidak akan memafkan Elga, dan janjiku takan kuingkari, tidak seperti janji-janji Elga yang tidak akan menghianatiku yang selalu dia ingkari.
Hari ini kuputuskan untuk pergi kuliah, aku berharap tidak bertemu dengan Elga. Tapi seusai kuliah, tiba-tiba Elga ada dihadapanku.
“Maafin aku Nilam! Aku sama Flora gak ada hubungan apa-apa. Aku Cuma nanyain tentang kamu ke dia Nilam!
“Kita udah putus El! Jangan ganggu aku lagi! Sekarang kamu bebas! Kamu mau punya pacar Tujuh juga bukan urusan aku!”
“Tapi Nilam…..”
Aku berlari meninggalkan Elga, meskipun aku sangat mencintainya, aku harus bisa melupakannya. Elga terus mengejarku dan mengucapkan kata maaf. Tapi aku tak pedulikan dia, aku semakin cepat berlari dan menyebrangi jalan raya. Ketika sampai di seberang jalan, terdengar suara tabrakan, dan…………
“Elgaaaa…..”
Elga tertabrak mobil saat mengejarku, dia terpental sangat jauh. Mawar merah yang ia bawa berserakan bercampur dengan merahnya darah yang keluar dari kepala Elga.
“Elga, maafin aku!”
“Nilam. Ma-af ma-af a-ku jan-ji jan-ji ga sa-ki-tin ka-mu la-gi a-ku cin-ta ka-mu a-ku ma-u ni-kah sa-ma kam……”
“Elgaaaaaa……”
Elga meninggal saat itu juga, ini semua salahku, jika aku mau memaafkan Elga semua ini takan terjadi. Sekarang aku harus menerima kenyataan ini, kenyataan yang sangat pahit yang tidak aku inginkan, yang tidak mungkin bisa aku lupakan. Elga menghembuskan nafas terakhirnya dipelukanku, disaat terakhir dia berjanji takan menyakitiku lagi, disaat dia mengatakan mencintaiku dan ingin menikah denganku. Dia mengatakan semuanya disaat meregang nyawa ketika menahan sakit dari benturan keras, ketika darahnya mengalir begitu deras membasahi aspal jalanan.
Rasanya ingin sekali menemani Elga didalam tanah sana, menemaninya dalam kegelapan, kesunyian, kedinginan, aku tidak bisa berhenti menangis, menyesali perbuatanku, aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri.
Satu minggu setelah Elga meninggal, aku masih menangis, membayangkan semua kenangan indah bersama Elga yang tidak akan pernah terulang lagi. Senyuman Elga, tatapan Elga, takan pernah bisa kulupakan.
“Nilam sayang, ini ada titipan dari Ibunya Elga. Kamu jangan melamun terus dong! Kamu harus bangkit! Biar Elga tenang di alam sana. Ibu yakin kamu bisa!”
“Ini salah aku Bu. Aku butuh waktu.”
Kubuka bingkisan dari Ibu Elga, didalamnya ada kotak kecil berwarna merah, mawar merah yang telah layu dan amplop berwarna merah. Didalam kotak merah itu terdapat sepasang cincin. Aku pun menangis kembali dan membuka amplop itu.
Dear Nilam,
Nilam sayang, maafin aku, aku janji gak akan nyakitin kamu, aku sangat mencintai kamu, semua yang udah aku lakuin itu buat ngeyakinin kalo Cuma kamu yang terbaik buat aku, Cuma kamu yang aku cinta.
Aku harap, kamu mau nemenin aku sampai aku menutup mata, sampai aku menghembuskan nafas terakhirku. Dan cincin ini akan menjadi cincin pernikahan kita.
Aku sangat mencintaimu, aku tidak ingin berpisah denganmu Nilam.
Love You
Elga
Air mataku mengalir semakin deras dari setiap sudutnya, kupakai cincin pemberian Elga, aku berlari menghampiri Ibu dan memeluknya.
“Bu, aku udah nikah sama Elga!”
“Nilam, kenapa sayang?”
“Ini!” Kutunjukan cincin pemberian Elga dijari manisku.
“Nilam, kamu butuh waktu nak. Kamu harus kuat!”
“Sekarang aku mau cerai sama Elga Bu!” kulepas cincin pemberian Elga dan memberikannya pada Ibu.
“Aku titip cincin pernikahanku dengan Elga Bu! Ibu harus menjaganya dengan baik!”
Ibu memeluku erat dan kami menangis bersama-sama.
*****
dikutp dari http://eposlima.blogspot.com/2013/01/cerpen-cinta-janji-terakhir.html
Cerpen Persahabatan yang Berarti
PERSAHABATAN YANG BERARTI
Cerpen Karya Herlitha Destrianasari
Tia, sosok cewek berumur 16 tahun yang cantik dan pintar, kaya pula.
Sayang, keluarganya berantakan, ayah dan ibunya bermasalah, yang
mengakibatkan gadis cantik tersebut merasa tertekan dan terganggu
belajarnya. Akhirnya dia memutuskan pergi dari rumah untuk mencari
kehidupan tanpa masalah yang dihadapi oleh orang tuanya. Kepergian Tia
pun tidak mempengaruhi kedua orang tuanya, bahkan semakin parah dan
kondisinya semakin buruk.
Tia ingin tidak memikirkan masalah kedua orang tuanya dan ingin focus kembali ke sekolah karena dia fikir, dengan pergi dari rumah dan tinggal di rumah neneknya, dia akan dengan mudah melupakan masalah kedua orang tuanya. Tapi ternyata dalam kenyataannya, Tia tidak pernah bisa melupakan masalah kedua orangtuanya. Sampai akhirnya, Tia terus berusaha keras kembali ke kehidupannya dulu, jadi cewek ceria yang selalu terlihat riang dan ga pernah kelihatan sedih.
![]() |
| Persahabatan Yang Berarti - Cerpen Persahabatan |
Suatu hari, Tia kenal sama seorang cowok, ya, namanya Rio, salah satu
bagian siswa dari sekolah tempat Tia sekolah dan merupakan salah satu
cowok kece di kalangan sekolahnya. Hari – hari Tia sedikit berarti
setelah mengenal Rio. Rio yang selalu menghibur Tia, Rio yang selalu
menjadi tempat Tia bercerita, dan Rio adalah tempat dimana Tia menangis,
tertawa, Rio pula yang bisa dengan diam dan tulus mendengarkan keluhan
keluhan dan cerita cerita Tia. Dan Rio, yang selalu paham tentang Tia
dan kehidupannya.
Dengan Rio, Tia selalu merasa nyaman, karena Rio bisa membuat Tia nyaman. Tapi itu semua berubah saat ada seorang siswi baru bernama Shilla yang naksir sama Rio dan selalu berusaha membuat Rio menjauh dari Tia. Dan Shilla selalu mengancam Tia buat ngejauhin Rio, itu semua bikin hati Tia merasa sangat sakit dan itu semua membuat Rio dan Tia jauh, jangankan untuk saling curhat, buat ketemu aja jadi susah banget. Dan kejadian itu membuat Tia kembali ke kehidupannya yang kelam.
Kejadian itu berlangsung selama satu tahun yang akhirnya Rio juga sadar akan keadaan itu yang membuatnya jauh dari Tia. Saat kenaikan kelas, Rio dan Tia sekelas, dan itu gak mungkin bisa jadi penghalang mereka bertemu, karna setiap saat di sekolah, mereka akan selalu bertemu dan Shilla ga akan bisa menjadikan Rio dan Tia berpisah.
Rio dan Tia memulai kehidupan dan hubungan mereka kembali dari awal. Dan hubungan mereka kali inipun lebih dekat dari sebelumnya dan terasa akan semakin lama semakin dekat. Tia mulai merasakan hal yang berbeda dan merasakan sesuatu yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Tia merasakannya bukan melalui mata, tapi dia merasakan itu semua dalam hatinya. Rio pun merasakan sedikit rasa dalam hatinya untuk Tia, dia merasa bahwa Tia adalah sosok yang tepat untuk melengkapi hidupnya. Namun Rio masih belum yakin akan perasaannya karena sifat Tia yang akhir akhir ini berubah.
Tia yang dulunya adalah seorang cewek yang asik, ceria dan ga pernah nuntut aneh aneh, tiba tiba jadi seorang cewek yang super bawel dan suka ngatur ngatur. Itu semua bikin Rio tambah ga yakin sama perasaannya untuk Tia. Rio ingin berusaha meyakinkan kembali perasaannyauntuk Tia, tapi ternyata semuanya ga berhasil dan hanya bikin Tia tambah ngatur ngatur Rio, dan dengan sifat Tia yang kayak gitu, Rio tambah ill feel sama yang namanya Tia. Tapi Rio tetep sabar dan berusaha ngejalanin persahabatannya dengan Tia.
Suatu saat, Tia menyadari banyak yang berubah dari Rio. Dari Rio yang semangat banget kalo sama Tia, jadi Rio yang setengah ogah ogahan kalo sama Tia. Akhirnya Tia berfikir apa yang membuat Rio berubah dan Tia sadar kalo sifat dia yang merubah Rio jadi kayak gini. Tia pun berusaha keras mengubah sifatnya kembali seperti dulu dan berusaha bikin Rio kembali ke samping Tia. Memang butuh waktu lama buat melakukan itu semua tapi endingnya, great! Itu semua berhasil dan Rio kembali seperti semula ke Tia. Persahabatan mereka kembali seperti dulu lagi, jadi sahabat yang saling menyayangi dan mengerti. Tapi, walaupun Rio udah kembali kayak dulu lagi, tapi kali ini dia sangat menyayangi Tia sebagai seorang sahabat dan dia bikin komitmen buat dirinya sendiri untuk ga bakal jadian sama Tia karna Rio ga mau kalo nantinya Tia merasa sakit hati.
Perasaan Tia masih sama kayak dulu, menyayangi Rio dan ingin Rio hanya untuk dia. Tapi itu semua berakhir buruk untuk Tia karena Rio ga merasakan hal yang sama kayak Tia. Dan itu semua bikin Tia merasakan sakit hati dan salah faham. Ya, dua hati yang berbeda keinginan.
Suatu saat, Rio punya pacar, tapi itu semua tanpa sepengetahuan Tia. Tia yang ga tau hati Rio udah dimiliki orang lain, tetep merasa Rio itu miliknya dan tetep seneng dan ceria aja saat sama Rio. Disaat seperti itu Rio yang punya niatan pengen ngejelasin semuanya ke Tia jadi ga tega karena Rio tahu kalo Tia bakal sakit hati banget kalo tahu itu semua. Dan Rio ga mau bikin Tia sakit hati karena Rio sayang banget sama Tia dan ga mau kehilangan Tia cuman karna Tia tahu kalau Rio udah punya cewek.
3 hari setelah kejadian Rio ga tega ngomong ke Tia tentang itu semua, hal buruk yang ditakutkan Rio terjadi.
Siang itu, sepulang dari sekolah, Tia buka akun facebooknya, dan saat dia lihat di berandanya, dengan spontan dia nangis saat itu juga. Dan itu semua karena melihat akun facebook Rio menuliskan sesuatu di akun facebook bernama ‘Andien’. Kata yang dikirimkan Rio ke akun facebook Andien adalah “Selamat Ulang Tahun sayang, panjang umur, sehat selalu, tambah pinter, patuh sama orang tua dan tambah sayang sama aku ya sayang,, I love you ”.
Tia sakit banget melihat itu semua, karena ternyata yang dia fikir selama ini bahwa Rio adalah miliknya ternyata salah. Dan Tia merasa sangat sakit karena dia rasa Rio ga jujur sama dia, dan Tia ngerasa Tia ga berarti banget di hidup Rio. Tia berfikir kenapa Rio ga bilang semua ini ke Tia dan Tia berpendapat bahwa jika Rio bilang ini dari awal, sebelum Tia tahu sendiri, Tia akan tetep ngerasa sakit. Tapi setidaknya Rio udah jujur ke Tia kalo bilang dari awal dan tentunya rasa sakit yang dirasakan Tia ga sesakit kalo dia tahu sendiri dengan cara kayak gini.
Tia fikir, Tia ga begitu diperlukan oleh Rio karena dia fikir, Rio udah nemuin pasangan yang cocok buat ngisi hati dan kehidupannya. Dan Tia berfikir itu artinya Rio mungkin udah ga membutuhkan Tia untuk mengisi kehidupannya.
Malamnya, Tia ngirim sms ke ponsel Rio yang berisikan amarah Tia ke Rio karena Rio ga jujur ke Tia tentang dia udah menjalin hubungan dengan cewek lain. Rio yang menerima sms dari Tia yang berisikan seperti itu langsung merasa sakit karena dia merasa sangat bersalah dan sekaligus Rio ga mau kehilangan Tia cuman gara gara cewek. Rio membalas sms Tia dengan penjelasan yang panjang dan dia meminta maaf kepada Tia. Tapi itu semua ga bikin cewek ini berubah pikiran. Tia yang udah terlanjur sakit sama perbuatan Rio merasa sangat berat untuk memberikan maaf buat Rio. Rio ngerasa sangat terpukul dengan pernyataan Tia yang berisi Tia akan pergi dari Rio, Tia ga akan ganggu Rio lagi dan Tia berkata ga akan ganggu hubungan Rio sama cewek bernama Andien itu. Dengan seketika,Rio nangis baca sms Tia yang kayak gitu karena dia merasa bahwa dialah yang bikin Tia jadi kayak gitu.
Akhirnya Rio ga tahan dengan keadaan ini dan ini juga biki hatinya sakit banget karena dia ga mau kehilangan sosok sahabat yang sangat dia sayangi. Malam di hari setelah hari kejadian itu, Rio berusaha menghubungi Tia lewat telefon ke ponsel Tia. 7 kali Rio berusaha menelfon Tia tapi hasilnya Tia ga ngangkat telfon Rio, dan telfon yang berikutnya baru Tia angkat.
Terdengar suara Rio yang berusaha menyembunyikan bahwa dia lagi nangis bikin Tia jadi tambah sakit dan akhirnya Tia juga nangis di saat itu. Rio memberanikan diri buat ngomong ke Tia, “Tia, aku minta maaf sama kamu”. Tia yang hatinya sedih, sakit campur marah akhirnya bilang “kamu kenapa ga mau jujur sama aku dari awal? Kamu sengaja bikin aku sakit hati kayak gini dengan aku tahu sendiri dengan cara kayak gitu? Jahat ya kamu”, tangisan Tia ga bisa ditahan lagi, dia nangis di telefon malam itu. Dan Rio juga ga bisa nahan kalo dia nangis. “Tia, aku sayang sama kamu, sayang banget.
Dan rasa sayangku ke kamu itu yang bikin aku ga bisa ngejelasin dan
ngomong ke kamu tentang hubungan aku ini dari awal karena aku ga mau
kamu sakit dan aku ga mau kehilangan kamu Ya, plis maafin aku, aku ga
bisa kehilangan kamu dan aku ga mau itu semua terjadi cuman karena cewek
lain yang deket sama aku, karena aku tahu kamu bakal sakit banget kalo
kamu tahu semua in, dan ternyata bener kan, kejadian kayak gini yang
sebenernya paling gak aku pengen. Plis, maafin aku.” Tia yang sebenernya
juga sayang banget sama Rio terpaksa ngomong, “Yo, tapi aku rasa aku di
kehidupanmu saat ini cuman sebagai pengganggu hubungan kamu sama
andien, dan aku ga mau itu semua terjadi dan aku ga mau aku jadi
penghalang hubungan kalian berdua, jadi kalo aku emang harus pergi dari
hidup kamu dan andien aku siap dan bakal berusaha menghilangkan rasa
sayangku ke kamu, karna mencintai kamu bukan berarti aku harus memiliki
kamu, aku tahu itu kok, dan mungkin dengan cara menjauhi kamu dan
membiarkan kamu bahagia sama andien itu cara aku mencintai kamu walaupun
rasanya sakit banget. “. Tapi Rio tetep ga mau kehilangan Tia dan terus
berusaha biar Tia mau maafin dia, “ Tia, aku ga mau kehilangan kamu,
plis maafin aku, aku yakin Andien ga keberatan kok dan aku juga udah
ngomong ke Andien tentang gimana aku sama kamu, dan dia ga keberatan,
plis Tia, aku mohon sama kamu. Aku ga bisa kalo tanpa kamu,dan asal kamu
tahu aku ga pernah merasa kamu sebagai pengganggu hubungan aku sama
Andien karena aku tahu kamu ga bakal ngelakuin itu. Tia, aku mohon sama
kamu, kembali kayak dulu lagi ya, sama aku.”, Tia akhirnya luluh juga
karna sebenarnya dia juga ga mau kehilangan Rio, “ Rio, aku sebenernya
juga ga mau kehilangan kamu karna aku sayang banget sama kamu.
Dan kalau kamu ga ngerasa aku jadi pengganggu hubungan kamu sama Andien,
makasih banget karena aku ga bisa kalo ga maafin kamu. Aku maafin kamu
Rio, dan aku mau kamu tahu, aku sayang banget sama kamu dan ga mau
kehilangan kamu, tapi kamu harus janji satu hal sama aku.” Rio terasa
lega banget, “ Tia, makasih kamu mau maafin aku. Aku mau janji satu hal
sama kamu, apa?” Tia mengutarakan maksudnya, “ Aku mau kamu tetep jadi
Rioku yang dulu dan gaboleh berubah, janji ya?”, Rio dengan senang hat
menyanggupinya “ Iya Tiaku, aku janji itu semua. Udah ya, kamu ga boleh
nangis lagi, aku juga ga nangis kok.”
“Iya Rio, aku ga nangis lagi kok, kita mulai dari awal ya,”
“Iya Tia, aku mau”
Setelah kejadian itu, hubungan Tia sama Rio kembali kayak dulu lagi. Mereka kembali ceria berdua tanpa tangisan.
“Iya Rio, aku ga nangis lagi kok, kita mulai dari awal ya,”
“Iya Tia, aku mau”
Setelah kejadian itu, hubungan Tia sama Rio kembali kayak dulu lagi. Mereka kembali ceria berdua tanpa tangisan.
dikutip dari http://www.lokerseni.web.id/2013/12/persahabatan-yang-berarti-cerpen.html
Cerita Rakyat Indonesia: Panembahan Senopati Menangkal Gunung Merapi Meletus
Cerita Rakyat Indonesia: Panembahan Senopati Menangkal Gunung Merapi Meletus
Dalam Babad Tanah Jawi dikisahkan sebuah cerita rakyat tentang Panembahan Senopati yang menangkal letusan Gunung Merapi. Dikisahkan Panembahan Senopati
bertapa di Nglipura, daerah Bantul. Seselesainya bertapa Ki Juru Mertani
menanyainya, "Apa yang kau dapatkan di dalam tapamu?"
"Saya mendapatkan lintang johar di Nglipura," jawab Panembahan Senopati.
"Apa lintang johar bisa menolak bala Gunung Merapi meletus?"
"Tidak, Paman."
"Kalau begitu," jelas Ki Juru Mertani, "Hanyutkanlah sebatang kayu di sungai. Naiklah kau di atasnya. Bertapalah lagi. Sesampainya di Laut Kidul kau akan bersua dengan Nyai Roro Kidul."
Panembahan Senopati melaksanakan apa yang diminta Ki Juru Mertani. Dan benar, saat sampai di Laut Kidul, ia bertemu dengan Nyai Roro Kidul. Dalam pertemuannya itu, disepakati bila Nyai Roro Kidul akan membantu Panembahan Senopati dalam menjaga Yogyakarta dari bala Gunung Merapi.
Sesudah pertemuan tersebut, Panembahan Senopati menemui Ki Juru Mertani.
"Apa yang kau dapat?" tanya Ki Juru Mertani.
"Saya bertemu dengan Nyai Roro Kidul. Saya diberi minyak Jayangkatong dan Telur Degan."
"Baiklah, Telur Degan yang kau dapat, berilah pada Ki Juru Taman."
Panembahan Senopati menuruti petunjuk Ki Juru Mertani. Ia menemui Ki Juru Taman dan memintanya memakan Telur Degan. Segera, secara ajaib, tubuh Ki Juru Taman membesar selayaknya raksasa.
Panembahan Senopati memerintahkannya untuk menjaga Gunung Merapi dengan posisi di Plawangan. Bila terjadi bencana, seperti meletusnya Gunung Merapi, maka ia yang bertugas menahan supaya lahar tak mengalir ke arah selatan. Itu sebabnya, mengapa aliran lahar tak pernah mengarah ke selatan.
Lalu, minyak Jayangketong sendiri digunakan untuk apa? Minyak itu diusapkan pada bocah laki-laki dan perempuan yang ada di Gunung Merapi. Setelah itu, secara fisik raga keduanya tidak kasat mata. Anak laki-laki itu kemudian dinamai Kyai Panggung, dan anak perempuannya dinamai Kyai Koso. Keduanya masih dipercaya menjaga Beringin Putih di utara masjid yang ada di selatan jalan. Benar atau tidaknya cerita ini dikembalikan kepada para pembaca sekalian. Misteri Gunung Merapi tetap berlanjut sampai kini.
"Saya mendapatkan lintang johar di Nglipura," jawab Panembahan Senopati.
"Apa lintang johar bisa menolak bala Gunung Merapi meletus?"
"Tidak, Paman."
"Kalau begitu," jelas Ki Juru Mertani, "Hanyutkanlah sebatang kayu di sungai. Naiklah kau di atasnya. Bertapalah lagi. Sesampainya di Laut Kidul kau akan bersua dengan Nyai Roro Kidul."
Panembahan Senopati melaksanakan apa yang diminta Ki Juru Mertani. Dan benar, saat sampai di Laut Kidul, ia bertemu dengan Nyai Roro Kidul. Dalam pertemuannya itu, disepakati bila Nyai Roro Kidul akan membantu Panembahan Senopati dalam menjaga Yogyakarta dari bala Gunung Merapi.
Sesudah pertemuan tersebut, Panembahan Senopati menemui Ki Juru Mertani.
"Apa yang kau dapat?" tanya Ki Juru Mertani.
"Saya bertemu dengan Nyai Roro Kidul. Saya diberi minyak Jayangkatong dan Telur Degan."
"Baiklah, Telur Degan yang kau dapat, berilah pada Ki Juru Taman."
Panembahan Senopati menuruti petunjuk Ki Juru Mertani. Ia menemui Ki Juru Taman dan memintanya memakan Telur Degan. Segera, secara ajaib, tubuh Ki Juru Taman membesar selayaknya raksasa.
Panembahan Senopati memerintahkannya untuk menjaga Gunung Merapi dengan posisi di Plawangan. Bila terjadi bencana, seperti meletusnya Gunung Merapi, maka ia yang bertugas menahan supaya lahar tak mengalir ke arah selatan. Itu sebabnya, mengapa aliran lahar tak pernah mengarah ke selatan.
Lalu, minyak Jayangketong sendiri digunakan untuk apa? Minyak itu diusapkan pada bocah laki-laki dan perempuan yang ada di Gunung Merapi. Setelah itu, secara fisik raga keduanya tidak kasat mata. Anak laki-laki itu kemudian dinamai Kyai Panggung, dan anak perempuannya dinamai Kyai Koso. Keduanya masih dipercaya menjaga Beringin Putih di utara masjid yang ada di selatan jalan. Benar atau tidaknya cerita ini dikembalikan kepada para pembaca sekalian. Misteri Gunung Merapi tetap berlanjut sampai kini.
dikutip dari http://365ceritarakyatindonesia.blogspot.com/2013/12/cerita-rakyat-indonesia-panembahan-senopati-menangkal-gunung-merapi-meletus.html
Dongeng Binatang Kelinci yang Sombong dan Kura-Kura
Dongeng Binatang Kelinci yang Sombong dan Kura-Kura
Pengarang: Anonim
Sebuah hutan kecil di pinggiran desa jadi tempat hidup sekelompok binatang. Di
sana ada kelinci yang sombong dan suka mengejek binatang lain yang lebih lemah.
Binatang lain seperti kura-kura, siput, semut, ulat, cacing, kupu-kupu tak ada
yang suka pada kelinci sombong itu.
Pada suatu saat si kelinci sombong berjalan dengan angkuh mencari korban untuk
diejek. Kebetulan dia bertemu kura-kura. “Hei, kura-kura lambat! Kamu
jangan cuma jalan dong. Belajarlah berlari biar cepat sampai, kata kelinci
mencibir.“Biar saja, jalanku memang lambat, tapi yang penting tetap selamat. Daripada cepat tapi jatuh dan terluka, lebih baik tetap selamat, jawab kura-kura. “Bagaimana kalau kita adu lari, ajak kelinci menantang. “Kalau kau menang, aku beri hadiah apapun yang kau minta, kata kelinci pongah. “Mana mungkin aku beradu cepat denganmu. Kamu kan bisa lari dan loncat, sedang aku-kan hanya bisa jalan pelan, karena terbebani rumahku ini, kata kura-kura tahu diri.
“Harus mau! Kamu tidak boleh menolak tantanganku. Besok pagi aku tunggu kamu di bawah beringin. Aku akan menghubungi srigala untuk jadi wasit, kata kelinci. “Awas kalau sampai nggak datang“ kata kelinci mengancam. Kura-kura hanya diam melongo. Dalam hati dia berkata, “Apa mungkin aku mengalahkan kelinci?
Keesokan harinya kelinci sombong sudah menunggu di bawah beringin. Srigala sudah datang untuk jadi wasit. Setelah kura-kura ada dan sejumlah binatang hadir jadi penonton, srigala berkata, “Peraturannya begini. Kalian balapan lari mulai dari garis di bawah pohon mangga itu, kata Srigala sambil nunjuk, “terus cepet-cepetan sampai di bawah pohon beringin ini. Yang nginjak garis duluan yang jadi pemenang. Semua yang hadir pun ngangguk-ngangguk.
Setelah semua siap, “Oke, satu.. dua.. tiga.. lari! kata srigala memberi aba-aba. Kelinci langsung meloncat mendahului kura-kura. Sementara itu kura-kura melangkah pelan karena rumahnya jadi beban. “Ayo kura-kura, lari dong..! teriak Kelinci dari kejauhan sambil mengejek. “Baiklah aku tunggu di sini ya, kata kura-kura mengejek. Kelinci pun duduk-duduk sambil bernyanyi, mengejek kura-kura yang sulit melangkah.
Karena angin berhembus pelan dan sejuk, tanpa disadari kelinci jadi ngantuk. Celakanya, tak lama kemudian kelinci pun tertidur. Penonton mengira kelinci hanya pura-pura tidur untuk mengejek kura-kura.
Meskipun pelan, kura-kura terus melangkah sekuat tenaga. Diam-diam dia melewati kelinci yang tertidur, terus melangkah dan. akhirnya mendekati garis finish. Tepat saat kura-kura hamper menginjak garis finish, kelinci terbangun. Dia sangat terkejut mendapati kura-kura sudah hampir mencapai finish. Sekuat tenaga dia berlari dan meloncat, mengejar kura-kura yang diejek dan disepelekannya. Namun apa daya, semuanya sudah terlambat. Kaki kura-kura telah menyentuh garis finish dan Srigala telah mengibarkan bendera finish saat kelinci masih berlari. Kura-kura jadi pemenang dan si kelinci sombong terdiam tak percaya. “Kenapa aku bisa tertidur ya? katanya menyesal.
“Nah, siapa yang menang? tanya kura-kura pada kelinci. “Ya, kaulah yang menang, jawab kelinci malu. “Kamu ingat kan? Kemaren kamu janji aku boleh minta hadiah apa pun bila menang lomba ini kan? Kata kura-kura mengingatkan. “Ya, pilih saja hadiah yang kau ingin, kata kelinci deg-degan. “Aku hanya minta satu hadiah dari kamu. Mulai sekarang kamu jangan sombong lagi, jangan mengejek, dan jangan ganggu binatang lain kata kura-kura. “Hanya itu?! kata kelinci terkejut. “Ya, itu saja. Kata kura-kura mantap. “Baik, aku berjanji tidak akan sombong lagi, tidak mengejek, dan aku minta maaf, kata kelinci disaksikan semua binatang.
dikutip dari http://www.rumahdongeng.com/cerita-anak.php?id=366
Puisi Mencintai karya Kahlil Gibran
BUKANlah bagaimana kamu melupakan..
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan..
melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..
melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
dibandingkan menangis tersedu2...
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..
Akan tiba saatnyadi mana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKANkarena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKANkarena kita menyadaribahwa orang itu akan lebih berbahagia,
apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar2 mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamubenar2 mencintaiMELAINKAN...
BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan
DARI PADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
DARI PADA orang yang berada di sekelilingmu Lebih baik menunggu orang yang tepat
karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan 'seseorang'
dikutip dari http://fictoriya-fernandes.blogspot.com/2012/12/puisi-karya-karya-kahlil-gibran-1833.html
Puisi Kehidupan karya Chairil Anwar
PUISI KEHIDUPAN
Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
Karena ibadahku masih pas-pasan
Kuraba dahiku
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah
dikutip dari http://tersedot.blogspot.com/2012/10/kumpulan-puisi-karya-chairil-anwar.html
Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
Karena ibadahku masih pas-pasan
Kuraba dahiku
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah
dikutip dari http://tersedot.blogspot.com/2012/10/kumpulan-puisi-karya-chairil-anwar.html
Puisi Sajak Orang Lapar karya WS Rendra
kelaparan adalah burung gagak
yang licik dan hitam
jutaan burung-burung gagak
bagai awan yang hitam
o Allah !
burung gagak menakutkan
dan kelaparan adalah burung gagak
selalu menakutkan
kelaparan adalah pemberontakan
adalah penggerak gaib
dari pisau-pisau pembunuhan
yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin
kelaparan adalah batu-batu karang
di bawah wajah laut yang tidur
adalah mata air penipuan
adalah pengkhianatan kehormatan
seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu
melihat bagaimana tangannya sendiri
meletakkan kehormatannya di tanah
karena kelaparan
kelaparan adalah iblis
kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran
o Allah !
kelaparan adalah tangan-tangan hitam
yang memasukkan segenggam tawas
ke dalam perut para miskin
o Allah !
kami berlutut
mata kami adalah mata Mu
ini juga mulut Mu
ini juga hati Mu
dan ini juga perut Mu
perut Mu lapar, ya Allah
perut Mu menggenggam tawas
dan pecahan-pecahan gelas kaca
o Allah !
betapa indahnya sepiring nasi panas
semangkuk sop dan segelas kopi hitam
o Allah !
kelaparan adalah burung gagak
jutaan burung gagak
bagai awan yang hitam
menghalang pandangku
ke sorga Mu
dikutip dari http://yeni-ardila.blogspot.com/p/puisi-karya-ws-rendra.html
Monday, 7 October 2013
Sinopsis Novel Endesor
Sinopsis Novel Endesor

Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun Pertama Terbit: 2007
Jumlah Halaman: 288
Novel berjudul Endesor ini merupakan bagian dari serangkaian seri tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Endesor sendiri merupakan rangkaian ke tiga. Tokoh utama pada novel ini masih Ikal dan juga Arai, sepupunya. Secara umum novel ini bercerita mengenai kehidupan pendidikan Arai juga Ikal yang berhasil melanjutkan kuliahnya di Eropa. Sebelum berangkat ke sana, mereka berpamitan pada gadis pujaan mereka yakni Zakia Nurmala juga A Ling. Meski Zakia cuek menanggapi kepergian Arai, tetapi gadis itu tetap terbawa di hatinya. Demikian pula dengan Ikal. Meski tak bertemu dengan A ling, ia tetap memendam cinta.
Arai dan Ikal menempuh hampir 16 jam perjalanan dari Indonesia menuju Belanda. Sesampainya di Belanda, mereka berdua dijemput seorang wanita berparas menawan bernama Mrs. Famke Somers yang mengantarkannya ke sebuah flat sewaan tempat mereka akan menginap. Sayangnya, karena kesalahpahaman mereka berdua diusur dari tempat tersebut dan menghabiskan malam pertama di taman kota di tengah kedinginan yang menusuk tubuh. Udara tak bersahabat tersebut bahkan membuat Ikal seolah sekarat. Keesokan harinya, mereka berjalan-jalan ke pusat kota. Namun dengan penampilan mereka yang kusut, banyak petugas yang menaruh curiga dan menggeledah mereka berdua. Pertolongan kemudian datang setelah Erika, sekretaris Dr. Woodward ditugaskan menjemput mereka dan mengantarkannya kembali ke flat. Seminggu di flat, mereka memutuskan berangkan ke Perancis untuk mencari apartemen tempat tinggal sekaligus mengunjungi menara Eifel yang legendaris itu.
Selang beberapa waktu, perkuliahan dimulai. Mereka dipertemukan orang-orang dari berbagai bangsa. Ikal bertemu dengan seorang gadis Jerman bernama Katya yang memiliki rupa sempurna. Katya kemudian menjalin kasih dengan ikal. Hanya saja, rasa cintanya pada A Ling membua Ikal tak sanggup menjalani kisah tersebut lebih lama. Ia akhirnya memutuskan untuk berteman saja dengan Katya. Ikal memang sangat mencintai A Ling. Sayangnya ia tak tahu dimana keberadaan wanita bermata segaris itu. Ia hanya tahu A Ling meneruskan sekola tata busananya. Bisa saja di Singapura, di Afrika atau bahkan Eropa. Ikal sangat ingat, ia pernah membaca novel yang berkisah tentang sebuah kampung indah bernama Endesor. A Ling sangat ingin ke tempat tersebut.
Dalam perjalanan masa kuliah, Ikal dan teman-temannya dilingkupi kebosanan sehingga mereka memutuskan untuk melakukan taruhan mengelilingi Eropa selama 3 bulan. Siapa yang mampu mengelilingi Negara terbanyak adalah pemenangnya. Taruhan tersebut sebenarnya membuat tujuan lain Ikal terlaksana, yakni mencari A Ling. Mereka memulai perjalanan dari Belanda. Bersama Arai, ia berhasil mengelilingi beberapa Negara cantik di Eropa. Sayangnya, Arai terserang penyakit pernapasan akut sampai-sampai ia harus dipulangkan ke Indonesia. Akhirnya Ikal memutuskan kembali ke apartemennya di Perancis. Ia disambut kabar murung bahwa dosen pembimbingnya akan segera pensiun dan ia disarankan ikut bersamanya ke sebuah tempat bernama Sheffield di Inggris. Di dalam perjalanan ia melewati sebuah desa yang sangat indah dan memutuskan untuk singgah. Ia tak tahu nama tempat itu, dan saat bertanya ia terkejut sebab tempat itu bernama Endesor.
Sinopsis novel Endesor ini hanya mencakup cerita secara umum. Untuk cerita yang lebih detil, silahkan baca novelnya langsung. Secara keseluruhan, penulisan di dalam Endesor ini masih sama dengan seri pendahulunya. Andrea Hirata masih menuliskannya kental dengan bumbu komedi satir. Menarik untuk dibaca!
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun Pertama Terbit: 2007
Jumlah Halaman: 288
Novel berjudul Endesor ini merupakan bagian dari serangkaian seri tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Endesor sendiri merupakan rangkaian ke tiga. Tokoh utama pada novel ini masih Ikal dan juga Arai, sepupunya. Secara umum novel ini bercerita mengenai kehidupan pendidikan Arai juga Ikal yang berhasil melanjutkan kuliahnya di Eropa. Sebelum berangkat ke sana, mereka berpamitan pada gadis pujaan mereka yakni Zakia Nurmala juga A Ling. Meski Zakia cuek menanggapi kepergian Arai, tetapi gadis itu tetap terbawa di hatinya. Demikian pula dengan Ikal. Meski tak bertemu dengan A ling, ia tetap memendam cinta.
Arai dan Ikal menempuh hampir 16 jam perjalanan dari Indonesia menuju Belanda. Sesampainya di Belanda, mereka berdua dijemput seorang wanita berparas menawan bernama Mrs. Famke Somers yang mengantarkannya ke sebuah flat sewaan tempat mereka akan menginap. Sayangnya, karena kesalahpahaman mereka berdua diusur dari tempat tersebut dan menghabiskan malam pertama di taman kota di tengah kedinginan yang menusuk tubuh. Udara tak bersahabat tersebut bahkan membuat Ikal seolah sekarat. Keesokan harinya, mereka berjalan-jalan ke pusat kota. Namun dengan penampilan mereka yang kusut, banyak petugas yang menaruh curiga dan menggeledah mereka berdua. Pertolongan kemudian datang setelah Erika, sekretaris Dr. Woodward ditugaskan menjemput mereka dan mengantarkannya kembali ke flat. Seminggu di flat, mereka memutuskan berangkan ke Perancis untuk mencari apartemen tempat tinggal sekaligus mengunjungi menara Eifel yang legendaris itu.
Selang beberapa waktu, perkuliahan dimulai. Mereka dipertemukan orang-orang dari berbagai bangsa. Ikal bertemu dengan seorang gadis Jerman bernama Katya yang memiliki rupa sempurna. Katya kemudian menjalin kasih dengan ikal. Hanya saja, rasa cintanya pada A Ling membua Ikal tak sanggup menjalani kisah tersebut lebih lama. Ia akhirnya memutuskan untuk berteman saja dengan Katya. Ikal memang sangat mencintai A Ling. Sayangnya ia tak tahu dimana keberadaan wanita bermata segaris itu. Ia hanya tahu A Ling meneruskan sekola tata busananya. Bisa saja di Singapura, di Afrika atau bahkan Eropa. Ikal sangat ingat, ia pernah membaca novel yang berkisah tentang sebuah kampung indah bernama Endesor. A Ling sangat ingin ke tempat tersebut.
Dalam perjalanan masa kuliah, Ikal dan teman-temannya dilingkupi kebosanan sehingga mereka memutuskan untuk melakukan taruhan mengelilingi Eropa selama 3 bulan. Siapa yang mampu mengelilingi Negara terbanyak adalah pemenangnya. Taruhan tersebut sebenarnya membuat tujuan lain Ikal terlaksana, yakni mencari A Ling. Mereka memulai perjalanan dari Belanda. Bersama Arai, ia berhasil mengelilingi beberapa Negara cantik di Eropa. Sayangnya, Arai terserang penyakit pernapasan akut sampai-sampai ia harus dipulangkan ke Indonesia. Akhirnya Ikal memutuskan kembali ke apartemennya di Perancis. Ia disambut kabar murung bahwa dosen pembimbingnya akan segera pensiun dan ia disarankan ikut bersamanya ke sebuah tempat bernama Sheffield di Inggris. Di dalam perjalanan ia melewati sebuah desa yang sangat indah dan memutuskan untuk singgah. Ia tak tahu nama tempat itu, dan saat bertanya ia terkejut sebab tempat itu bernama Endesor.
Sinopsis novel Endesor ini hanya mencakup cerita secara umum. Untuk cerita yang lebih detil, silahkan baca novelnya langsung. Secara keseluruhan, penulisan di dalam Endesor ini masih sama dengan seri pendahulunya. Andrea Hirata masih menuliskannya kental dengan bumbu komedi satir. Menarik untuk dibaca!
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/03/sinopsis-novel-endesor.html diakses tanggal 7 oktober 2013
Sinopsis Novel Azab Dan Sengsara
Sinopsis Novel Azab Dan Sengsara

Penulis: Merari Siregar
Penerbit: Balai Pustaka
Tahun Pertama Terbit: 1920
Jumlah Halaman:
Novel yang satu ini bisa dikategorikan novel klasik terbitan Balai Pustaka. Ia menandai zaman dimana sastra Indonesia masih didominasi penggunaan bahasa melayu yang kental. Adapun tema umum novel yang satu ini adalah kehidupan percintaan seorang gadis yang pernikahannya tidak membawa pada hidup yang bahagia tetapi justru pada kesengsaraan. Tokoh sentral dalam kisah cinta ini bernama Mariamin dan Aminu’ddin. Keduanya berkerabat dekat tetapi berbeda nasib. Aminu’ddin merupakan anak kepala kampong, seorang bangsawan yang kaya raya dan disegani banyak orang. Sementara itu Mariamin tumbuh di lingkungan keluarga yang miskin. Sejak kecil keduanya sudah berkenalan dan bermain bersama. Beranjak dewasa, Aminu’ddin dan Mariamin merasakan getaran cinta yang kuat. Aminu’ddin berjanji akan menikahi Mariamin. Niatnya ini diutarakan pada ibu dan ayahnya, Baginda Diatas. Sang ibu setuju sebab ia menganggap Mariamin masih keluarganya dan dengan menikahkannya dengan Aminu’ddin, ia bisa menolong kemiskinan gadis itu. Namun, pendapat berbeda datang dari ayah Aminu’ddin yakni Baginda Diatas. Ia diam-diam tidak menyetujui rencana Aminu’ddin sebab ia beranggapan pernikahan tersebut tidak pantas dan akan menurunkan derajat bangsawannya.
Untuk mewujudkan niatnya, akhirnya Aminu’ddin berangkat ke Medan untuk mencari kerja. Saat di Medan, ia masih rajin berkirim kabar dengan Mariamin. Sampai suatu waktu, ia akhirnya mengirim berita ke kampung bahwa ia sudah siap untuk berumahtangga dengan wanita pujaannya tersebut. Sayangnya, Baginda Diatas, ayah Aminu’ddin tidak setuju. Ia menyusun rencana agar isterinya tidak menyetujui keinginan Aminu’ddin. Caranya, ia membawa isterinya ke dukun sewaan dan pura-pura meramal jodoh terbaik untuk Aminu’ddin, anaknya. Sang dukun berkata bahwa jodoh Aminu’ddin bukanlah Mariamin melaikan seorang gadis bangsawan di desa mereka. Ibu Aminu’ddin pun percaya dan setuju berangkat ke Medan dengan membawa gadis bangsawan yang hendak dinikahkan dengan Aminu’ddin.
Saat mereka tiba di Medan, Aminu’ddin kaget sebab keputusan orangtuanya menjodohkan dengan gadis tersebut memukul jiwanya. Tapi ia tak bisa menolak sebab saat itu ia terikat adat busaya yang harus selalu patuh pada keputusan orang tua. Akhirnya Aminu’ddin mengirim surat kepada Mariamin sambil memohon maaf karena ia terpaksa menikahi gadis lain meskipun tanpa cinta. Mendengar kabar terebut, Mariamin sangat sedih. Ia bahkan sempat sakit. Setahun berselang, ibu mariamin akhirnya menerima pinangan seorang laki-laki bernama Kasibun. Ia berharap pernikahan tersebut akan mengobati luka Mariamin. Akan tetapi apa yang diniatkan ibu Mariamin tidak terjadi. Pernikahan tersebut malah menambah penderitaan lain bagi Mariamin. Sebab, ternyata Kasibun memiliki isteri yang diceraikannya dengan alasan ingin menikahi Mariamin.
Selanjutnya, Kasibun membawa Mariamin ke Medan. Mereka mengalami hubungan suami siteri yang compang sebab Mariamin tidak ingin melakukan hubungan intim dengan suaminya. Alasannya, ternyata Karibun memiliki penyakit kelamin yang bisa menular. Mendapat penolakan tersebut, Karibun kalap dan sering menyiksa isterinya, Mariamin. Penderitaannya semakin bertambah sejak Aminu’ddin bertamu ke rumahnya suatu waktu. Melihat reaksi Mariamin yang tak biasa, Karibun pun membaca sesuatu yang lain dan kemudian cemburu. Semakin hari ia semakin sering menyiksa isterinya.
Pada akhirnya Mariamin tak sanggup lagi dan akhirnya melaporkan suaminya, Karibun, ke polisi. Akhirnya Karibun ditetapkan bersalah dan diwajibkan membayar denda serta melepaskan Mariamin tak lagi jadi isterinya. Mariamin akhirnya kembali ke desanya dan hidup menderita di sana. Ia sakit-sakitan hingga akhirnya meninggal dunia dalam derita.
Demikian sinopsis novel Azab dan Sengsara ini. Bahasa yang digunakan masih khas Melayu, sehingga untuk generasi muda mungkin novel ini sedikit membosankan. Tapi bagi mereka yang gemar menyimak sejarah sastra, sinopsis novel yang satu ini tentu menarik disimak. Novel ini kabarnya merupakan novel sastra pertama di Indonesia terlepas dari tahun berapa Balai Pustaka didirikan.
Penerbit: Balai Pustaka
Tahun Pertama Terbit: 1920
Jumlah Halaman:
Novel yang satu ini bisa dikategorikan novel klasik terbitan Balai Pustaka. Ia menandai zaman dimana sastra Indonesia masih didominasi penggunaan bahasa melayu yang kental. Adapun tema umum novel yang satu ini adalah kehidupan percintaan seorang gadis yang pernikahannya tidak membawa pada hidup yang bahagia tetapi justru pada kesengsaraan. Tokoh sentral dalam kisah cinta ini bernama Mariamin dan Aminu’ddin. Keduanya berkerabat dekat tetapi berbeda nasib. Aminu’ddin merupakan anak kepala kampong, seorang bangsawan yang kaya raya dan disegani banyak orang. Sementara itu Mariamin tumbuh di lingkungan keluarga yang miskin. Sejak kecil keduanya sudah berkenalan dan bermain bersama. Beranjak dewasa, Aminu’ddin dan Mariamin merasakan getaran cinta yang kuat. Aminu’ddin berjanji akan menikahi Mariamin. Niatnya ini diutarakan pada ibu dan ayahnya, Baginda Diatas. Sang ibu setuju sebab ia menganggap Mariamin masih keluarganya dan dengan menikahkannya dengan Aminu’ddin, ia bisa menolong kemiskinan gadis itu. Namun, pendapat berbeda datang dari ayah Aminu’ddin yakni Baginda Diatas. Ia diam-diam tidak menyetujui rencana Aminu’ddin sebab ia beranggapan pernikahan tersebut tidak pantas dan akan menurunkan derajat bangsawannya.
Untuk mewujudkan niatnya, akhirnya Aminu’ddin berangkat ke Medan untuk mencari kerja. Saat di Medan, ia masih rajin berkirim kabar dengan Mariamin. Sampai suatu waktu, ia akhirnya mengirim berita ke kampung bahwa ia sudah siap untuk berumahtangga dengan wanita pujaannya tersebut. Sayangnya, Baginda Diatas, ayah Aminu’ddin tidak setuju. Ia menyusun rencana agar isterinya tidak menyetujui keinginan Aminu’ddin. Caranya, ia membawa isterinya ke dukun sewaan dan pura-pura meramal jodoh terbaik untuk Aminu’ddin, anaknya. Sang dukun berkata bahwa jodoh Aminu’ddin bukanlah Mariamin melaikan seorang gadis bangsawan di desa mereka. Ibu Aminu’ddin pun percaya dan setuju berangkat ke Medan dengan membawa gadis bangsawan yang hendak dinikahkan dengan Aminu’ddin.
Saat mereka tiba di Medan, Aminu’ddin kaget sebab keputusan orangtuanya menjodohkan dengan gadis tersebut memukul jiwanya. Tapi ia tak bisa menolak sebab saat itu ia terikat adat busaya yang harus selalu patuh pada keputusan orang tua. Akhirnya Aminu’ddin mengirim surat kepada Mariamin sambil memohon maaf karena ia terpaksa menikahi gadis lain meskipun tanpa cinta. Mendengar kabar terebut, Mariamin sangat sedih. Ia bahkan sempat sakit. Setahun berselang, ibu mariamin akhirnya menerima pinangan seorang laki-laki bernama Kasibun. Ia berharap pernikahan tersebut akan mengobati luka Mariamin. Akan tetapi apa yang diniatkan ibu Mariamin tidak terjadi. Pernikahan tersebut malah menambah penderitaan lain bagi Mariamin. Sebab, ternyata Kasibun memiliki isteri yang diceraikannya dengan alasan ingin menikahi Mariamin.
Selanjutnya, Kasibun membawa Mariamin ke Medan. Mereka mengalami hubungan suami siteri yang compang sebab Mariamin tidak ingin melakukan hubungan intim dengan suaminya. Alasannya, ternyata Karibun memiliki penyakit kelamin yang bisa menular. Mendapat penolakan tersebut, Karibun kalap dan sering menyiksa isterinya, Mariamin. Penderitaannya semakin bertambah sejak Aminu’ddin bertamu ke rumahnya suatu waktu. Melihat reaksi Mariamin yang tak biasa, Karibun pun membaca sesuatu yang lain dan kemudian cemburu. Semakin hari ia semakin sering menyiksa isterinya.
Pada akhirnya Mariamin tak sanggup lagi dan akhirnya melaporkan suaminya, Karibun, ke polisi. Akhirnya Karibun ditetapkan bersalah dan diwajibkan membayar denda serta melepaskan Mariamin tak lagi jadi isterinya. Mariamin akhirnya kembali ke desanya dan hidup menderita di sana. Ia sakit-sakitan hingga akhirnya meninggal dunia dalam derita.
Demikian sinopsis novel Azab dan Sengsara ini. Bahasa yang digunakan masih khas Melayu, sehingga untuk generasi muda mungkin novel ini sedikit membosankan. Tapi bagi mereka yang gemar menyimak sejarah sastra, sinopsis novel yang satu ini tentu menarik disimak. Novel ini kabarnya merupakan novel sastra pertama di Indonesia terlepas dari tahun berapa Balai Pustaka didirikan.
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/03/sinopsis-novel-azab-dan-sengsara.html diakses tanggal 7 oktober 2013
Sinopsis Buku Habibie & Ainun
Sinopsis Buku Habibie & Ainun

Penerbit: PT THC Mandiri
Tahun Pertama Terbit: November 2010
Jumlah Halaman: xxi + 323 halaman
Sebenarnya buku ini bukanlah novel.
Kisah yang diangkat di dalamnya pun bukan fiksi. Buku ini ditulis
langsung oleh Bapak Habibie yang ia tujukan untuk mengenang mendiang ibu
Ainun, sang isteri. Jadi, buku ini serupa Otobiografi. Penggalan kisah
cinta dalam dunia nyata mantan Presiden Indonesia, Bacharuddin Jusuf
Habibie. Meski pada akhirnya, harus juga diakui bahawa gaya menulis
bapak Habibie dalam buku ini sama dengan cara novelis bercerita. Sudah
pernah membaca buku ini? Atau, sudah pernah menonton filmnya? Kesuksesan
buku berjudul Habibie & Ainun ini juga berimbas pada suksesnya film
dengan judul yang sama. Hampir semua rakyat Indonesia menontonnya. Jika
Anda belum, silahkan simak sinopsis buku Habibie & Ainun yang kami rangkum untuk Anda.
Secara umum, kisah yang ditulis Pak Habibie ini bercerita semua hal tentang Ibu Ainun, mulai dari pertemuan pertama mereka hingga detik-detik maut memisahkan cinta keduanya. Kisah ini sangat inspiratif. Tentang cinta yang tulus dan sederhana. Sebenarnya, Ibu Ainun dan Bapak Habibie saat SD, bersekolah di tempat yang sama. Hanya saja pada waktu itu, ia belum merasakan getar cinta. Alih-alih suka, ia malah terkesan suka mengejek Ibu Ainun yang dianggapnya berkulit gelap. Pak Habibie bahkan menjuluki ibu Ainun dengan sebutan Gula Jawa. Meski suka menjahili Ibu Ainun muda, namun semua guru selalu menjodohkan mereka meski hanya terkesan sebagai ejekan.
Rasa cinta bapak Habibie pada ibu Ainun justru baru lahir pada saat mereka dipertemukan di waktu lain, dimana mereka berdua telah dewasa. Saat ini, Fanny, adik bapak Habibie mengajaknya berkunjung saat hari raya ke kediaman keluarga Ibu Ainun. Saat pertama kali melihat Ainun, bapak Habibie langsung bergetar hatinya. Cinta bapak Habibie tersebut disambut oleh ibu Ainun. Dalam waktu yang singkat keduanya sepakat untuk menikah.
Perjalan selanjutnya, bapak Habibie dikisahkan memboyong Ibu Ainun kembali ke Jerman. Di sinilah perjuangan mereka dimulai. Bapak Habibie merintis karirnya dari nol. Namun berkat kegigihan dan sokongan cinta dari Ibu Ainun, mereka berhasil melalui masa-masa sulit yang menguras tenaga juga emosi. Pada akhirnya bapak Habibie terus memperlihatkan prestasi yang membuat ia dikagumi banyak orang di Jerman.
Kisah di dalam buku ini juga menyisipkan nilai nasionalisme. Bapak Habibie bercerita mengenai kepeduliannya pada bangsa, hanya saja beberapa kendala politik dan intriknya membuat bapak Habibie kapayahan. Namun, berkat niatnya yang tulus, ia kemudian berhasil menjadi orang Nomor 1 di Indonesia. Kisah ini sebenarnya tidak fokus pada bagaimana Pak Habibie memimpin Indonesia, tetapi seberapa kuatnya ibu Ainun mendampingi beliau yang sangat sibuk. Perannya sebagai Istri dan juga Ibu Negara dijalankan dengan baik. Meski beliau susah menemukan waktu untuk bercengkrama dengan Bapak Habibie.
Kisah manis ini kemudian ditutup dengan kematian ibu Ainun akibat kanker yang dideritanya selama bertahun-tahun. Salah satu kisah paling mengharu biru dalam buku ini adalah pada saat ibu Ainun hendak dioperasi. Biasanya pak Habibie selalu datang menjenguknya di waktu yang sama. Hanya saja karena hari itu Ibu Ainun menjalani Operasi, Bapak Habibie tidak diperkenankan masuk ruangan tempat ibu Ainun dirawat. Hal ini kemudian mengguncang jiwa bu Ainun. Ia menangis sedih, karena ia berpikir ada hal buruk yang membuat suaminya belum datang. Ibu Ainun, wanita penyabar tersebut, masih mengkhawatirkan suaminya meski faktanya ia tengah sekarat. Begitulah cinta yang selalu belajar untuk tulus.
Secara umum, kisah yang ditulis Pak Habibie ini bercerita semua hal tentang Ibu Ainun, mulai dari pertemuan pertama mereka hingga detik-detik maut memisahkan cinta keduanya. Kisah ini sangat inspiratif. Tentang cinta yang tulus dan sederhana. Sebenarnya, Ibu Ainun dan Bapak Habibie saat SD, bersekolah di tempat yang sama. Hanya saja pada waktu itu, ia belum merasakan getar cinta. Alih-alih suka, ia malah terkesan suka mengejek Ibu Ainun yang dianggapnya berkulit gelap. Pak Habibie bahkan menjuluki ibu Ainun dengan sebutan Gula Jawa. Meski suka menjahili Ibu Ainun muda, namun semua guru selalu menjodohkan mereka meski hanya terkesan sebagai ejekan.
Rasa cinta bapak Habibie pada ibu Ainun justru baru lahir pada saat mereka dipertemukan di waktu lain, dimana mereka berdua telah dewasa. Saat ini, Fanny, adik bapak Habibie mengajaknya berkunjung saat hari raya ke kediaman keluarga Ibu Ainun. Saat pertama kali melihat Ainun, bapak Habibie langsung bergetar hatinya. Cinta bapak Habibie tersebut disambut oleh ibu Ainun. Dalam waktu yang singkat keduanya sepakat untuk menikah.
Perjalan selanjutnya, bapak Habibie dikisahkan memboyong Ibu Ainun kembali ke Jerman. Di sinilah perjuangan mereka dimulai. Bapak Habibie merintis karirnya dari nol. Namun berkat kegigihan dan sokongan cinta dari Ibu Ainun, mereka berhasil melalui masa-masa sulit yang menguras tenaga juga emosi. Pada akhirnya bapak Habibie terus memperlihatkan prestasi yang membuat ia dikagumi banyak orang di Jerman.
Kisah di dalam buku ini juga menyisipkan nilai nasionalisme. Bapak Habibie bercerita mengenai kepeduliannya pada bangsa, hanya saja beberapa kendala politik dan intriknya membuat bapak Habibie kapayahan. Namun, berkat niatnya yang tulus, ia kemudian berhasil menjadi orang Nomor 1 di Indonesia. Kisah ini sebenarnya tidak fokus pada bagaimana Pak Habibie memimpin Indonesia, tetapi seberapa kuatnya ibu Ainun mendampingi beliau yang sangat sibuk. Perannya sebagai Istri dan juga Ibu Negara dijalankan dengan baik. Meski beliau susah menemukan waktu untuk bercengkrama dengan Bapak Habibie.
Kisah manis ini kemudian ditutup dengan kematian ibu Ainun akibat kanker yang dideritanya selama bertahun-tahun. Salah satu kisah paling mengharu biru dalam buku ini adalah pada saat ibu Ainun hendak dioperasi. Biasanya pak Habibie selalu datang menjenguknya di waktu yang sama. Hanya saja karena hari itu Ibu Ainun menjalani Operasi, Bapak Habibie tidak diperkenankan masuk ruangan tempat ibu Ainun dirawat. Hal ini kemudian mengguncang jiwa bu Ainun. Ia menangis sedih, karena ia berpikir ada hal buruk yang membuat suaminya belum datang. Ibu Ainun, wanita penyabar tersebut, masih mengkhawatirkan suaminya meski faktanya ia tengah sekarat. Begitulah cinta yang selalu belajar untuk tulus.
Buku ini sangat layak untuk Anda baca.
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/05/sinopsis-buku-habibie-ainun.html diakses tanggal 7 oktober 2013
Sinopsis Novel 5 Cm
Sinopsis Novel 5 Cm

Penulis: Dhonny Dirghantoro
Penerbit: PT. Grasindo
Jumlah Halaman: 381
Tahun Pertama Terbit: 2005
Buku ini secara garis besar bercerita mengenai persahabatan dan nasionalisme. Banyak di antara kita yang beranggapan nasionalisme adalah perkara yang pelik. Melalui 5 Cm, kita diajak “bermain-main” dengan rasa cinta pada negeri ini secara sederhana melalui kelima sahabat yang menjadi tokoh utama novel besutan penulis muda, Donny Dirghantoro. Novel ini dibuka dengan perkenalan masing-masing tokoh yaitu Arial, Zafran, Genta, Riani dan Ian. Dengan cerdas, sang penulis merekatkan karakter kuat pada masing-masing tokoh. Hal ini yang membuat 5 Cm unggul dari novel lain. Jika secara umum pada permulaan novel kita dibiarkan menebak seperti apa karakter para tokoh, maka di dalam 5 cm, kita tidak dibiarkan menebak sebab karakter tokoh sudah terbaca kuat di halaman awal.
Kelima tokoh utama ini telah berada dalam lingkar persahabatan selama kurang lebih 7 tahun. Hingga suatu saat mereka diliputi kebosanan. Kehidupan yang monoton membuat mereka berpikir untuk berpisah selama 3 bulan. Dalam masa “berpisah tersebut”, mereka tidak diperkenankan melakukan komunikasi dalam bentuk apapun. Dalam kurun 3 bulan tersebutlah, mereka ditempa dengan hal baru. Dengan rasa rindu yang saling menyilang. Tentang tokoh Riani yang mencintai salah satu sahabatnya. Tentang Zafran yang merindui adik Arial, sahabatnya sendiri. Tentang Genta yang memilih mengagumi Riani dengan diam. Dan masih banyak lagi lainnya. Sampai pada bagian ini, konsep nasionalisme masih blur.
Ide mengenai nasionalisme disisip penulis dengan cerkas pada bagian saat mereka kembali bertemu. Kelima sahabat ini memutuskan menunaikan rindu dengan mendaki puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa, Semeru. Surga dunia yang dititip Tuhan di Nusantara. Alasan yang lebih dari cukup bagi orang-orang (khususnya anak muda) untuk mencintai bangsa ini dan memajukannya dengan tekad yang disimpan di jidat, tak lebih dari 5 cm. Pada bagian ini pula, penulis merubah kisah persahabatan menjadi kisah petualangan yang dibumbui kisah cinta yang manis. Cinta segitiga di antara mereka dikemas dengan tawa bukan tangis. Hal ini yang menjadikan 5 Cm menarik. Hal kecil yang mainstream dibuat berbeda tetapi natural. Hal lain yang mempertegas semangat nasionalisme dalam buku ini adalah petikan-petikan quote yang powerful misalnya:
Sebuah Negara Tidak Akan Pernah Kekurangan Seorang Pemimpin Apabila Anak Mudanya Sering Berpetualang di Hutan, Gunung & Lautan.
(Hendry Dunant)
Pemakaian Bahasa
Jika ditelaah, Donny Dhirgantoro menggunakan bahasa sehari-hari khas anak muda Jakarta. Bahasanya ringan namun tetap sanggup menghantarkan makna yang dalam. Dalam novel ini, penulis juga banyak menyisip kata-kata asing sebab ada banyak kutipan lirik lagu yang dimasukkan. Bagi sebagian orang, hal ini menciderai jiwa nasionalis yang mencoba dibangun novel ini di bagian akhir. Namun, jika kita jernih melihat, nasionalisme tak ada hubungannya dengan selera musik. Secara umum, dari pemilihan bahasa, Donny dengan jelas membidik pembaca muda.
Kelebihan, Kekurangan Dan Pesan Moral
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, novel ini berhasil membuat nasionalisme lebih mudah dicerna, hal ini menjadi keunggulan tersendiri. Hal lainnya adalah adalah kisah percintaan dan persahabatan yang dikemas dengan ringan. Jangan berharap Anda akan menemukan tokoh yang merana sebab orang yang dicintainya, mencintai orang lain. Berbicara soal kekurangan, novel ini memasukkan terlalu banyak lirik lagu untuk menggambarkan beberapa keadaan. Hal ini bisa saja membuat pembaca yang awam musik luar menjadi terusik dan sulit memahami.
Menyoal pesan moral, poin ini telah disisip penulis dengan cerdas pada pemilihan judul: 5 Cm. Bagi yang belum membaca, pasti bertanya-tanya Mengapa 5 cm? atau Ada apa dengan 5 cm? Jawabannya cukup filosofis. 5 cm adalah jarak kita menaruh mimpi dan cita-cita di depan mata. Biarkan mengambang agar kita selalu melihatnya dan bertekad mengejarnya.
Sinopsis novel 5 Cm ini disusun tidak untuk menyampaikan semua isi buku terkait. Melainkan memperkenalkan kepada pembaca yang ingin “mengintip” seperti apa kisah di balik Novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro sebelum memutuskan untuk membeli. Selamat berburu!
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/02/sinopsis-novel-5-cm.html diakses tanggal 7 oktober 2013
Resensi Novel Negeri 5 Menara
Resensi Novel Negeri 5 Menara

Penulis: A. Fuadi
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Pertama Terbit: 2010
Jumlah Halaman: 424
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Pertama Terbit: 2010
Jumlah Halaman: 424
Novel yang satu ini bisa dikatakan novel religious kontemporer bertemakan pendidikan yang paling laris dicari pembaca. Novel Negeri 5 Merupakan rangkaian pertama dari trilogy karya A. Fuadi ini. Secara umum, sang penulis mengisahkan pegalaman hidup lima orang pemuda yang menempuh pendidikan di sebuah pesantren terkenal beranama Pesantren Madani atau PM. Kelima tokoh utama tersebut adalah Alif Fikri yang berasal dari Padang, Atang yang berasal dari Bandung Jawa Barat, Raja dari Medan, Dulmajid yang datang dari daerah Sumenep, Said dari kota Mojokerto, dan terakhir Baso yang berasal dari sebuah tempat di Sulawesi Selatan bernama Gowa. Kelima sahabat ini bersama-sama mengarungi kehidupan pendidikan di Pesantren Madani baik itu riang dan gamang, asam dan manis.
Pada mulanya, sang tokoh Alif ingin menjadi sosok intelek seperti Habibie. Ia mengingkan bersekolah di SMA Bukittinggi demi mencapai cita-citanya. Sayangnya, Amak, orang tua Alif tidak mengijinkan hal tersebut. Ia menginginkan Alif menjadi seorang ustad atau pemuka agama sehingga ia berpikir menyekolahkannya di pondok pesantren. Alif sebenarnya berberat hati, tapi pada akhirnya ia menuruti Amak-nya dan melanjutkan pendidikan di Pesantren Madani. Pada mulanya, Alif begitu kaget menjumpai kehidupan di dalam pondok pesantren yang begitu disiplin. Namun seiring berjalannya waktu, ia kemudian ikut lebur di dalamnya bersama sahabat-sahabatnya yang lain. Mereka semua percaya pada sebuah mantra: Man Jadda Wajada yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.
Menurut beberapa pengamat,
penulis novel Negeri 5 Menara ini berhasil menggambarkan suasana modern
di dalam pesantren yang selama ini dianggap kuno dan kaku serta tidak
menarik. Paham mengenai pesantren yang hanya mengajarkan persoalan agama
juga seolah hendak dikikis sang penulis. Di dalam novel ini secara
tersirat ia memperlihatkan sisi modern pesantren dengan mengisahkan
mereka belajar soal seni, bahasa dan juga kewajiban berbahasa Inggris
yang tak bisa ditolerir. Sang penulis juga dinilai cerdas menitip kisah
humor yang membuat novel berat ini agak sedikit ringan dan renyah untuk
dinikmati.
Novel ini banyak dinilai masuk ke dalam novel motivasi seperti Laskar Pelangi milik Andrea Hirata. Banyak yang mengecualikannya dari novel sastra mengacu pada penggunakan kalimat dan gaya bercerita sang penulis yang kurang menggunakan unsur alegori di dalamnya. Meski demikian, novel yang satu ini masuk ke dalam jajaran Best Seller dan berhasil merubah paradigma salah mengenai dunia pesantren. Novel ini direkomendasikan bagi siapapun yang sedang ada di dalam proses untuk mewujudkan cita-cita. Resensi novel Negeri 5 Menara ini hanya mengisahkan sebagian kecil cerita yang tersimpan di dalamnya. Jadi, ada baiknya Anda membeli dan membaca langsung agar bisa memetik hikmah yang lebih dalam. Selamat berburu novel ya!
Novel ini banyak dinilai masuk ke dalam novel motivasi seperti Laskar Pelangi milik Andrea Hirata. Banyak yang mengecualikannya dari novel sastra mengacu pada penggunakan kalimat dan gaya bercerita sang penulis yang kurang menggunakan unsur alegori di dalamnya. Meski demikian, novel yang satu ini masuk ke dalam jajaran Best Seller dan berhasil merubah paradigma salah mengenai dunia pesantren. Novel ini direkomendasikan bagi siapapun yang sedang ada di dalam proses untuk mewujudkan cita-cita. Resensi novel Negeri 5 Menara ini hanya mengisahkan sebagian kecil cerita yang tersimpan di dalamnya. Jadi, ada baiknya Anda membeli dan membaca langsung agar bisa memetik hikmah yang lebih dalam. Selamat berburu novel ya!
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/03/resensi-novel-negeri-5-menara.html diakses tanggal 7 oktober 2013
Sinopsis Novel Sang Pemimpi
Sinopsis Novel Sang Pemimpi

Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun Pertama terbit: 2006
Jumlah Halaman: 292
Sukses dengan Novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata kembali memukau pembaca dengan novel keduanya yakni Sang Pemimpi. Novel ini merupakan rangkaian kedua dalam seri tetralogi Laskar Pelangi. Apa yang diusung Andrea Hirata dalam novel kedua ini? Masih sama sebenrarnya dengan Laskar Pelangi, kisah tentang kekuatan mimpi, dinamika persahabatan, ambisi, cara memaknai hidup dan lainnya. Sebagai tetralogi, penyambung kisah novel pertama dengan novel kedua ini adalah tokoh Ikal. Jika pada Laskar Pelangi, kisah yang diusung adalah kehidupak kesepuluh anak-anak Laskar Pelangi, maka dalam Sang Pemimpi, Andrea membesut kisah persahabatan antara Ikal dan tokoh sentral lainnya bernama Arai. Mimpi mereka dimulai dari desa kecil di Belitong dan mereka impikan bermuara di Eropa, tepatnya di Perancis.
Kisah dalam novel ini dimulai dengan kehidupan tokoh ikal di Belitong pada saat ia masih SMA. Ia bersama saudara jauhnya yakni Ikal menjalani masa SMA yang menyenangkan meski berat sebab tuntutan ekonomi membuat mereka dewasa sebelum waktunya. Untuk tetap besekolah dan hidup, keduanya bekerja sebagai kuli di sebuah pelabuhan ikan. Waktu kerja mereka dini hari sehingga waktu sekolah tidak terganggu. Kegigihan mereka pada akhirnya terbayar saat mereka dewasa kelak. Ikal sendiri berhasil mendapatkan gelar sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia, sementara Arai yang pada akhirnya kuliah di Kalimantan, menjadi seorang ahli biologi.
Selain Ikal dan Arai, ada tokoh sentral lain dalam novel Sang Pemimpi ini. Ia adalah Jimbron. Ia sendiri adalah anak yatim piatu yang diceritakan diasuh oleh seseorang bernama Geovanny. Ia berwajah bayi dengan tubuh gembur. Pemikirannya lurus, cenderung naïf dan polos. Jimbron sangat menyukai kuda dan tahu seluk beluk hewan tangkas tersebut. Jimbron menjadi perekat hubungan Ikal dan Arai, oleh sebab keluguannya, ia mudah disayangi dan mendapat simpati. Persahabatan mereka juga tentang bagaimana melindungi Jimbron. Namun, selepas SMA, ketiga sahabat ini berpisah. Mereka berbeda rute dan dipisahkan kota.
Ada banyak tokoh pembantu lainnya dalam cerita ini antara lain Pak
Mustar, Pak Drs. Julian Ichsan Balia, Nurmalala, Lakshmi, Taikong Hamim,
Bang Zaitun dan masih banyak lagi lainnya. Kesemua tokoh ini mewarnai
dinamika perjuangan Arai juga Ikal meraih mimpi. Novel ini menarik
dengan bahasa yang tentu apik khas Andrea Hirata. Meski memang tak
sefeonomenas Laskar Pelangi, namun Sang Pemimpi ini seperti sebuah
“penuntasan” dari apa yang dikosongkan Laskar Pelangi. Sama seperti
cerita tetralogi lainnya, saat Anda membaca buku pertama, maka
seyogyanya Anda juga menuntaskkan novel lanjutannya.
Novel ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang mencintai mimpi. Ada banyak quote membangun yang sederhana namun penuh kekuatan. Membaca Sang Pemimpi akan membuat Anda berani menyongsong mimpi Anda sendiri. Ada satu quote yang cukup memorable dari buku ini, yakni:
Novel ini dibuka dengan kisah dua remaja tanggung yang mungkin tampak biasa. Namun seiring helaian halaman buku, Anda pasti jatuh cinta dengan kepiawaian Andrea. Sama seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi juga dipenuhi kalimat filosofis yang sederhana namun berat makna. Ia juga dibumbui komedi sedikit satir dan halus. Sinopsis Novel Sang Pemimpi ini membuka jalan Anda untu tertarik membaca novel secara utuh. Selamat berburu ya!
Novel ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang mencintai mimpi. Ada banyak quote membangun yang sederhana namun penuh kekuatan. Membaca Sang Pemimpi akan membuat Anda berani menyongsong mimpi Anda sendiri. Ada satu quote yang cukup memorable dari buku ini, yakni:
“Kita tak kan pernah mendahului nasib!” teriak Arai.
“Kita akan sekolah ke Prancis, menjelajahi Eropa sampai ke Afrika! Apa pun yang terjadi!”
Novel ini dibuka dengan kisah dua remaja tanggung yang mungkin tampak biasa. Namun seiring helaian halaman buku, Anda pasti jatuh cinta dengan kepiawaian Andrea. Sama seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi juga dipenuhi kalimat filosofis yang sederhana namun berat makna. Ia juga dibumbui komedi sedikit satir dan halus. Sinopsis Novel Sang Pemimpi ini membuka jalan Anda untu tertarik membaca novel secara utuh. Selamat berburu ya!
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/02/sinopsis-novel-sang-pemimpi.html diakses tanggal 7 oktober 2013
SInopsis Novel Belenggu
SInopsis Novel Belenggu

Penulis: Armijin Pane
Penerbit: Dian Rakyat
Tahun Pertama terbit: -
Jumlah Halaman: 150
Penerbit: Dian Rakyat
Tahun Pertama terbit: -
Jumlah Halaman: 150
Novel ini merupakan salah satu karya sastra klasik terbaik di jamannya. Masih bertemakan cinta yang rumit antasa sepasang suami isteri bernama Tono dan Tini. Tokoh sentralnya memang mereka berdua, Sukartono dan juga Sumartini. Pasangan ini menikah bukan dengan dasar cinta tetapi atas motif yang tak biasa. Suhartono atau Tono misalnya, ia memilih Tini bukan untuk berlandaskan persaan cinta yang menggebu akan tetapi karena alasan Tini adalah pribadi yang lincah, aktif, cerdas dan pantas untuk mendampinginya yang seorang dokter itu. Sementara itu, Tini juga menerima pinangan Tono bukan karena cinta. Ia mau dinikahi dengan harapan agar kisah masa lalunya yang kelam tak datang lagi menghantui dirinya. Dua orang yang terjebak dalam pernikahan semu, tak bahagia, tidak saling melengkapi. Pernikahan mereka bermuara pada prahara.
Tono menenggelamkan dirinya dalam kesibukan sebagai seorang dokter. Sementara Tini juga waktunya sepenuhnya hanya untuk organisasi kewanitaannya. Tono tak sempat lagi memainkan perannya sebagai seorang suami. Ia mencintai profesi dokternya yang dianggap mulia ketimbang mengurusi kabar sang isteri. Mereka akhirnya asing satu sama lainnya. Tini merasa suaminya mengucilkan dirinya, Dan Tono merasa, pasiennya jauh lebih penting. Sampai satu saat, dalam kehidupan Tono, muncullah pasien bernama Ny. Eni. Tokoh ini tak lain adalah teman Tono saat ia masih di Bandung dahulu. Ny. Eni adalah Rohayah. Ia dahulu memang mencintai Tono, dan bertekad menggoda lelaki itu. Setiap hari ia mengunjungi dokter Tono mengeluh sakit ini dan itu sebagai alibi untuk bertemu dan menggodanya. Awalnya Tono tidak termakan, namun lama kelamaan, kekosongan hatinya diisi oleh Rohayah. Ia tak dapat lagi membendung hasratnya.
Semakin hari hubungan Tono dan Ny. Eni atau Rohayah semakin intim. Mereka seolah tak peduli lagi pada status Tono sebagai pria beristeri. Keintiman ini semakin menjadi-jadi dan akhirnya sampai juga di telinga ibu-ibu teman organisasi Tini. Rumah tangga yang mereka bangun pun semakin terancam. Seiring dengan itu, masa kelam Rohayah sebagai wanita panggilan ikut menyeruak. Kisah kelam Tini yang pernah dinodai seseorang ikut memperkeruh konflik. Bagaimana kelanjutannya? Plot dalam novel ini cukup padat tetapi juga mengalir dengan deras. Siapapun yang membacanya pasti jatuh cinta.
Selain cerita, keunggulan lain novel ini ada pada cara sang penulis bertutur. Ia dengan gayanya yang khas menggirng pembaca pada imajinasi masa lampau. Masa dimana bangsa ini masih serupa bayi yang merangkak menuju dewasa. Sementara itu, pemilihan bahasa yang digunakan penulis juga masih kuat dengan pengaruh sastra klasik. Simak saja penggunaan kata “terus” yang sekarang telah digantikan kata “selalu”. Dalam kata “dr tono terus saja menghampiri meja” harus diartikan” dr. Tono selalu saja menghampiri meja”. Perbedaan frasa klasik dan modern ini boleh jadi akan membingungkan pembaca yang memang awam akan sastra klasik. Meski demikian, cerita yang ada dalam buku ini merupakan faktor yang akan melekatkan pembaca sampai halaman terakhir. Adapun persoalan tata bahasa, boleh jadi justru menjadi unsur penambah nilai tersendiri. Utamanya bagi mereka yang menyenangi sastra dan ingin belajar akar budaya sastra modern saat ini.
Sinopsis Novel Belenggu ini hanya menyajikan sebagian dari cerita. Jika tertarik, Anda bisa membaca utuh bukunya. Selamat membaca ya.
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/02/sinopsis-novel-belenggu.html diakses tanggal 7 Oktober 2013
Sinopsis Novel Salah Asuhan
Sinopsis Novel Salah Asuhan

Penulis: Abdul Muis
Penerbit: Balai Pustaka
Tahun Pertama terbit: 1928
Jumlah Halaman: 273
Novel
ini dianggap sebagai karya monumental terbaik dalam bidang sastra
Indonesia yang memulai babak modern. Dahulu novel Salah Asuhan ini
sempat ditolak diterbitkan oleh Balai Pustaka dan kemudian ditulis
kembali dengan menampilkan karakter Eropa yang baik pada jaman itu.
Memang saat itu Balai Pustaka hanya mengijinkan buku “putih” untuk
dicetak. Yakni buku yang tidak ada muatan pemberontakan dan haruslah
memakai bahasa Melayu yang formal. Bagaimana kisah dalam Salah Asuhan
dimulai? Sederhana saja, kisah cinta antara dua anak manusia, Corrie Du
Bussee dengan seorang pemuda Minang bernama Hanafi.
Kisah
cinta mereka penuh intrik pun konflik sebab pada faktanya Corrie adalah
bagian dari keangungan Eropa, meski ibunya seorang pribumi. Dan Hanafi
sendiri adalah pemuda biasa yang berasal dari Solok. Saat itu, tabu
untuk menyatukan seorang Eropa dan Pribumi. Meski Corrie paham ia juga
menaruh hati pada sahabatnya, Hanafi. Namun pertentangan hebat dalam
dirinya membuat ia meninggalkan Solok dan berangkat ke Betawi untuk
melanjutkan pendidikannya. Hanafi sangat terpukul. Ia terluka dan rapuh.
Ia mengurung dirinya, tidak berminat lagi pada aktifitas manusia
semacam makan dan minum. Ia berubah menjadi seseorang yang acuh pada
lingkungan, kurus, ceking layaknya seseorang yang diserang penyakit
ganas.
Namun, ditengah masa “berkabung hati” tersebut,
ada Rapiah si gadis Minang dengan budi pekerti dan tutur kata yang
baik. Ia juga perempuan Minang yang saleh dan menjadi pilihan Ibu
Hanafi. Didesak dengan keinginan orang tua, kehampaan hidup ditinggal
oleh Corrie, dan balas budi pada mamak Rapiah, pada akhirnya Hanafi
setuju untuk menikahi Rapiah. Pernikahan tanpa cinta itu sudah serba
salah di permulaannya. Pada cara pernikahan, Hanafi yang memang telah
lama memilih hidup dalam kebudayaan Eropa menolak memakai pakaian adat
Minang. Hal tersebut menjadi permasalahan yang pelik.
Pernikahan
compang itu berlanjut tanpa kebahagian. Hanafi tidak memperlakukan
Rapiah dengan cinta. Meski mereka telah memiliki buah hati bernama
Syafi’i, namun bocah tersebut selalu merasa tak aman dan nyaman saat
berada dekat dengan sang ayah. Hanafi tak hanya berperangai buruk pada
Rapiah dan anaknya, tetapi juga pada sang ibu yang melahirkannya ke
dunia ini. Hanafi banyak bergaul dengan orang Eropa, dan memilih
menyembunyikan identitas Rapiah. Ia malu memperisteri Rapiah. Ia bahkan
diibaratkan seorang pembantu jika seorang karib Eropa-nya datang
bertandang ke rumahnya.
Semua
bergulir dan begitu menyiksa bagi semua orang. Sampai pada suatu waktu,
Hanafi mendapatkan musibah yang mengharuskan ia berangkat ke Betawi
untuk berobat. Ia meninggalkan ibu, isteri dan anaknya dengan perasaan
bahagia, sebab ia diam-diam menyongsong Corrie, kekasih hatinya.
Singkatnya, mereka akhirnya bertemu di Betawi. Cinta yang padam kembali
hidup dan membara. Bahkan Hanafi memilih pisah dari Rapiah dengan
mengiriminya surat perihal ia dan Corrie. Hal ini menyentak hati Rapiah
dan membuat ia akhirnya perlahan melupakan Hanafi, sang suami. Lantas
bahagiakah Hanafi memperisteri Corrie? Jawabannya tidak. Pernikahan
mereka dihalau berbagai riak. Konflik novel ini dimulai dari sini.
Secara
umum novel Salah Asuhan ini sangat menarik. Jika seseorang mendamba
diri sebagai seorang sastrawan, pastilah tak akan melewatkan novel ini.
Meskipun bahasanya Melayu formal, tetapi alur yang runut serta konflik
yang ditulis dengan rapi membuat ia tetap menarik untuk dibaca. Ada juga
pesan moral yang kiat di dalamnya. Tentang cinta, orang tua dan juga
sedikit kebangsaan. Berikut penggalan dialog Hanafi yang sarat akan
makna:
…….Dengarlah! Sepanjang pendapat saya, cinta itu akan berbukti benar, bila yang menaruhnya tahu menaruh sabar, tahu menegakkan kepalanya di dalam segala rupa marabahaya serta rintangannya. Cinta itu tahu memberi korban, jika perlu. Jika orang yang bercinta seketika saja sudah menundukan kepala atau mencari jalan hendak… lari, setiap bertemu rintangannya, tidak sucilah cinta itu….. ( hlm.260)
Menarik bukan? Sinopsis novel Salah Asuhan
ini disusun untuk menyajikan potongan cerita tak utuh pada Anda. Untuk
lebih lengkapnya, beli bukunya dan baca utuh. Cerita klasik ini meski
mungkin klise, menyoal cinta, namun tetap akan membuat Anda jatuh hati.
Selamat membaca ya!
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/02/sinopsis-novel-salah-asuhan.html diakses tanggal 7 oktober 2013
Sinopsis Novel Laskar Pelangi
Sinopsis Novel Laskar Pelangi

Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun Pertama terbit: 2005
Jumlah Halaman: 529
Novel berjudul Laskar Pelangi ini adalah novel pertama dari serangkaian tetralogi milik Andrea Hirata. Buku lanjutan Laskar Pelangi ini, berturut-turut adalah Sang Pemimpi, Endesor. serta Maryamah Karpov. Laskar Pelangi sendiri telah menjadi buku sastra terlaris sepanjang sejarah perbukuan di Indonesia. Dan perkembangan terakhirnya, novel apik ini telah diterbitkan di berbagai benua dalam berbagai bahasa. Apa yang menarik dari novel Laskar Pelangi ini?
Secara garis bersar, novel ini bercerita kehidupan kanak-kanak beberapa bocah di Belitong. Andrea Hirata memulainya dengan kisah miris dunia pendidikan di Indonesia dimana sebuah sekolah yang keurangan murid hendak ditutup. Sekolah tersebut adalah SD Muhammadiyah di Gantung Belitung Timur. Namun, karena murid yang terdaftar genap 10, sekolah dengan bangunan seadanyatersebut tetap diijinkan beraktifitas seperti biasanya. Ke-sepuluh murid tersebut adalah para laskar pelangi. Nama yang diberikan guru mereka bernama Bu Mus, oleh karena kegemaran mereka terhadap pelangi. Siapa saja mereka?
Tokoh dalam novel ini adalah Ikal, Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani, dan juga Harun. Mereka adalah sahabat yang kisahnya memesona dunia lewat tangan dingin sang penulis. Buku laskar pelangi bercerita keseharian mereka di sekolah dan di lingkungan sosial. Mereka adalah anak-anak desa dengan tekad luar biasa. Perjalanan mereka dipenuhi kejadian yang tak terduga. Secara perlahan mereka menemukan keunggulan ddalam diri dan persahabatan. Ini mungkin yang menjadi titik fokus Andrea Hirata. Ia juga piawai menyisip komedi dalam kisah ini.
Sudut pandang bercerita dalam novel ini menggunakan orang pertama yakni “aku”. Aku sendiri adalah si Ikal. Ia anak yang pandai meski berada di urutan kedua setelah Lintang, bocah terpandai di dalam kelas mereka. Si Ikal ini menaruh minat yang besar pada sastra. Hal ini terlihat dari kegemarannya menulis puisi. Lain lagi dengan tokoh Lintang. Ia digambarkan sebagai anak yang sangat jenius. Orangtuanya seorang nelayan, yang miskin dan hanya tidak memiliki perahu. Mereka memiliki keluarga dalam jumlah yang melimpah, 14 kepala. Lintang sangat suka matematika. Namun, cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas dengan tuntutan membantu orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal.
Tokoh lainnya adalah Sahara. Ia merupakan anak perempuan satu-satunya
dalam cerita ini. Ia berpendirian kuat dan cenderung keras kepala.
Sementara itu, Mahar, ia digambarkan bertubuh ceking dan mencintai seni.
Ia suka menyanyi dan gemar pada okultisme. Tokoh berikutnya adalah A
kiong. Dari namanya sangat jelas kalau ia merupakan keturunan Tionghoa.
Ia sangat menyukai Mahar dan mengikutinya kemanapun. Ia digambarkan tak
rupawan tetapi hatinya “tampan”.
Lanjut ke Syahdan. Perangainya ceria meski ia tak pernah menonjol dalam
kelas. Sementara itu Kucai, adalah tokoh dalam cerita yang didaulat
menjadi ketua kelas. Ia digambarkan menderita penyakit rabun jauh sebab
ia kekurangan gizi. Borek, Trapani dan Harun adalah anggota laskar`
pelangi yang terakhir. Borek digambarkan sebagai anak yang terobsesi
dengan otot. Ia ingin menjadi lelaki yang paling macho. Trapani, ia
tampan dan pandai. Ia lengket dengan sang ibu. Terakhir, Harun. Ia
istimewa sebab ia berbeda dengan anak-anak lainnya. Ia mengalami
keterbelakangan mental. Namun menurut beberapa orang, tokoh Harun ini
digambarkan dengan cukup manis sehingga banyak yang jatuh cinta pada
sosoknya.
Novel laskar pelangi berkisah perjuangan hidup kesepuluh anak ini menghidupkan cita-cita di antara kehidupan mereka yang berat. Ada dinamika di dalamnya. Manis meski berat. Kisah khas anak-anak yang memandang dunia dengan ambisi yang sederhana. Andrea Hirata, meski banyak dihujat sebab mengklaim cerita ini nyata, memang terkesan berlebihan dalam beberapa hal. Namun toh, sebagai novel pembangun, Laskar Pelangi berhasil merubah secuil dunia pendidikan kita, merecharge semangat mereka yang lain untuk meraih ilmu.
Membaca Laskar Pelangi memberikan pengalaman sastra yang baik. Bahasanya sederhana sebenarnya namun dikemas dengan unsur Melayu. Novel ini “berwajah” sastra, bercitarasa “motivator jiwa” dan dibumbui kisah kanak-kanak yang tulus. Direkomendasikan bagi semua pembaca. Sinopsis Novel Laskar Pelangi ini hanya menyajikan sekelumit kisah di dalam Laskar Pelangi. Jika ingin mengetahui lebih lanjut, baca utuh novelnya ya. Selamat berburu!
Novel laskar pelangi berkisah perjuangan hidup kesepuluh anak ini menghidupkan cita-cita di antara kehidupan mereka yang berat. Ada dinamika di dalamnya. Manis meski berat. Kisah khas anak-anak yang memandang dunia dengan ambisi yang sederhana. Andrea Hirata, meski banyak dihujat sebab mengklaim cerita ini nyata, memang terkesan berlebihan dalam beberapa hal. Namun toh, sebagai novel pembangun, Laskar Pelangi berhasil merubah secuil dunia pendidikan kita, merecharge semangat mereka yang lain untuk meraih ilmu.
Membaca Laskar Pelangi memberikan pengalaman sastra yang baik. Bahasanya sederhana sebenarnya namun dikemas dengan unsur Melayu. Novel ini “berwajah” sastra, bercitarasa “motivator jiwa” dan dibumbui kisah kanak-kanak yang tulus. Direkomendasikan bagi semua pembaca. Sinopsis Novel Laskar Pelangi ini hanya menyajikan sekelumit kisah di dalam Laskar Pelangi. Jika ingin mengetahui lebih lanjut, baca utuh novelnya ya. Selamat berburu!
Sumber : http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/02/sinopsis-novel-laskar-pelangi.html diakses tanggal 7 oktober 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)
















